Iran Cap Halal Luncurkan Rudal ke Kapal Antek Zionis Israel yang Lewat Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:01 WIB
Iran Cap Halal Luncurkan Rudal ke Kapal Antek Zionis Israel yang Lewat Selat Hormuz
Rudal Iran
baca 10 detik
  • Iran mengancam serang kapal AS-Israel dan menutup akses minyak di Selat Hormuz sepenuhnya.

  • Syarat melintas adalah negara terkait harus mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel.

  • Harga minyak dunia melonjak hingga US$119 per barel akibat blokade distribusi energi tersebut.

Berdasarkan laporan stasiun televisi Iran, IRIB, IRGC menyebut negara-negara Arab maupun Eropa punya "hak dan kebebasan penuh" untuk melintasi jalur perairan strategis tersebut apabila memutuskan hubungan diplomatik dengan AS-Israel, demikian dilaporkan CNN.

Pernyataan ini merupakan upaya Iran untuk memecah aliansi dukungan terhadap Amerika Serikat dan Israel di panggung internasional.

Hanya negara-negara yang berani mengambil sikap tegas terhadap kebijakan Washington dan Tel Aviv yang akan mendapat lampu hijau.

Saat ini, situasi di lapangan menunjukkan adanya penumpukan kapal tanker yang ragu untuk melanjutkan perjalanan mereka ke tujuan.

Kapal-kapal tanker berbagai negara saat ini mandek karena IRGC mengancam akan menyerang kapal apa pun yang berani melintas, kecuali punya China dan Rusia sekutunya.

Blokade di titik sempit tersebut telah memicu kepanikan luar biasa di pasar komoditas energi dunia secara global.

Efek domino dari ketidakpastian keamanan ini langsung dirasakan oleh konsumen di berbagai belahan bumi melalui kenaikan harga BBM.

Penutupan Selat Hormuz, serta eskalasi perang belakangan, telah mendorong harga minyak dunia meroket hingga mencapai level tertinggi sejak Juli 2022 pada Senin (9/3).

Angka perdagangan menunjukkan bahwa minyak mentah internasional kini telah melampaui ambang batas psikologis yang sangat tinggi bagi pasar.

baca juga

Minyak dunia kemarin tembus US$119 per barel akibat kekhawatiran akan terhentinya pasokan mentah dari kawasan teluk secara permanen.

Selain ancaman serangan fisik, Iran juga tengah merancang mekanisme ekonomi baru bagi kapal komersial yang nekat melintas.

Setiap kapal yang terafiliasi dengan negara lawan kemungkinan besar akan dikenakan biaya tambahan yang sangat tinggi untuk operasional.

Menurut laporan CNN lainnya, Iran saat ini juga berencana memungut "bea masuk keamanan" di Teluk Persia bagi kapal-kapal tanker dan komersial milik AS, Israel, dan sekutunya.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk kompensasi atas biaya penjagaan keamanan yang diklaim dilakukan oleh angkatan laut Iran.

Kebijakan ini menambah beban logistik bagi perusahaan pelayaran internasional yang masih beroperasi di wilayah konflik tersebut hingga saat ini.

Penyebab utama dari tindakan keras ini berakar dari serangan militer yang terjadi pada akhir bulan Februari yang lalu.

Iran telah menutup Selat Hormuz sejak diserang AS-Israel pada 28 Februari lalu sebagai bentuk pertahanan nasional mereka.

Penting untuk dipahami bahwa jalur yang hanya memiliki lebar sekitar 33 kilometer ini memegang peranan kunci bagi ekonomi.

Logistik dunia sangat bergantung pada jalur ini karena posisinya yang tidak tergantikan oleh rute alternatif manapun di wilayah teluk.

Jalur selebar 33 kilometer ini bertanggung jawab atas lalu lintas 20 persen minyak mentah dunia dan gas alam cair (LNG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak! Zionis Israel Sembunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan

Kocak! Zionis Israel Sembunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 05:42 WIB

Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban

Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 05:24 WIB

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 04:46 WIB

Terkini

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

×