Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:05 WIB
Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun
Kapal perang US Fifth Fleet merupakan salah satu armada utama milik Angkatan Laut Amerika Serikat. [Naval Technology]
baca 10 detik
  • Garda Revolusi Iran akan terus serang pangkalan AS dan Israel sampai ancaman perang terhadap Iran berakhir total.
  • Serangan ke-38 Iran Selasa malam menargetkan pangkalan AS Al-Udairi di Kuwait serta infrastruktur laut Bahrain.
  • US Fifth Fleet, yang berbasis di Bahrain, bertanggung jawab mengawasi wilayah laut sangat luas di kawasan Timur Tengah.

Suara.com - Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.

“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.

Garda Revolusi Iran mengklaim gelombang serangan ke-38 yang diluncurkan Selasa malam menargetkan pangkalan militer AS Al-Udairi di Kuwait.

Mereka menyebut lebih dari 100 tentara harus dilarikan ke rumah sakit akibat serangan tersebut.

Selain itu, Iran juga mengaku menyerang infrastruktur angkatan laut AS di Pelabuhan Mina Salman, Bahrain, yang menjadi markas US Fifth Fleet.

Kapal perang US Fifth Fleet merupakan salah satu armada utama milik Angkatan Laut Amerika Serikat.

Armada ini mengawasi wilayah laut seluas sekitar 6,5 juta kilometer persegi yang mencakup Persian Gulf, Laut Merah, Laut Arab, hingga sebagian Samudra Hindia.

Secara struktural, armada tersebut berada di bawah komando U.S. Central Command (CENTCOM) melalui U.S. Naval Forces Central Command (NAVCENT).

Armada ini pertama kali dibentuk pada 26 April 1944 saat Perang Dunia II. Saat itu armada dipimpin oleh laksamana legendaris Raymond A. Spruance.

baca juga

Dalam Perang Dunia II, armada tersebut memainkan peran penting dalam berbagai operasi besar di Pasifik. Mereka terlibat dalam kampanye militer seperti pertempuran Iwo Jima, hingga Battle of Okinawa.

Pada puncak kekuatannya pada 1944, armada ini menjadi kekuatan laut terbesar di dunia dengan sekitar 535 kapal perang.

Operasi besar seperti Operation Hailstone juga menjadi bagian dari sejarah tempurnya melawan Jepang.

Setelah perang berakhir, armada ini dibubarkan pada 1947.

Namun setelah vakum selama hampir lima dekade, armada tersebut diaktifkan kembali pada 1995 untuk memperkuat kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Secara operasional, armada ini biasanya terdiri dari grup pesawat termpu, tim tempur amfibi, kapal perang permukaan, kapal selam, hingga pesawat patroli maritim. Ribuan personel militer bertugas di kapal maupun pangkalan darat.

Saat ini armada tersebut dipimpin oleh Wakil Laksamana Curt Renshaw.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal Iran: Tidak Ada Gencatan Senjata Perang!

Jenderal Iran: Tidak Ada Gencatan Senjata Perang!

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:02 WIB

Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan, 5 Orang Jadi Korban

Malam Mencekam di Utara Israel! Roket Hizbullah Hancurkan Bangunan, 5 Orang Jadi Korban

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:59 WIB

RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah

RESMI! Dewan Keamanan PBB Minta Iran Stop Rudal Negara Sekutu AS-Israel di Timur Tengah

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:38 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

×