Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz

Arief Apriadi

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:25 WIB
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
Ilustrasi Selat Hormuz (Gemini AI)
  • Iran mengejek AS setelah Menteri Energi Chris Wright menghapus postingan yang mengklaim Angkatan Laut AS mengawal tanker di Selat Hormuz.
  • Gedung Putih dan militer AS membantah klaim tersebut, sementara Iran menuduh Washington menyebar berita palsu untuk memanipulasi pasar.
  • Insiden ini terjadi di tengah terhentinya lalu lintas di Hormuz, meroketnya harga minyak, dan penolakan publik AS terhadap perang.

Suara.com - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf secara terbuka mengejek Amerika Serikat (AS) setelah salah satu pejabat tinggi mereka membuat klaim yang kemudian dihapus.

Ejekan tersebut merupakan buntut dari blunder Menteri Energi AS Chris Wright yang mengunggah lalu menghapus klaim bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz.

Gedung Putih dengan cepat menyangkal pernyataan tersebut dan menyebutnya tidak akurat, sementara para pejabat Iran menuding Washington menyebarkan misinformasi untuk memanipulasi pasar minyak global.

Kontroversi ini bermula ketika Wright mengunggah sebuah postingan di media sosial pada pukul 13.02 waktu setempat.

Dalam unggahannya, ia mengklaim bahwa Angkatan Laut AS telah berhasil mengawal sebuah tanker minyak melewati jalur perairan strategis tersebut.

Donald Trump (tengah) [White House]
Donald Trump (tengah) [White House]

Ia bahkan memuji pemerintahan Presiden Donald Trump karena telah "menjaga stabilitas energi global selama operasi militer melawan Iran."

Namun, unggahan tersebut dihapus dalam waktu kurang dari 30 menit tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt kemudian mengklarifikasi bahwa tidak ada pengawalan semacam itu yang pernah terjadi.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Angkatan Laut AS tidak mengawal sebuah tanker atau kapal apa pun saat ini," kata Karoline Leavitt dikutip dari Tasnim News.

Dia menambahkan bahwa meskipun pengawalan militer tetap menjadi salah satu opsi, belum ada operasi yang dilakukan hingga hari Selasa.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menolak postingan yang dihapus oleh Wright tersebut dan menyebutnya sebagai misinformasi yang disengaja.

"Pejabat AS mengunggah berita palsu untuk memanipulasi pasar," kata Abbas Araqchi

"Itu tidak akan melindungi mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika."

Araqchi lebih lanjut memperingatkan bahwa pasar minyak global menghadapi "kekurangan terbesar dalam sejarah," yang dampaknya melampaui gabungan Embargo Minyak Arab, Revolusi Islam Iran, dan invasi Kuwait.

Jenderal Dan Caine, kepala Kepala Staf Gabungan AS, turut membantah klaim Wright pada hari Selasa.

Ia mengonfirmasi bahwa belum ada operasi militer untuk melindungi tanker minyak di selat tersebut yang dimulai.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur maritim krusial yang menangani lebih dari 20% pasokan minyak dunia.

Namun, sejak AS dan Israel melancarkan agresi militer terhadap Iran pada 28 Februari, lalu lintas komersial melalui selat tersebut terhenti karena kekhawatiran akan adanya serangan balasan dari Iran.

Gangguan di Hormuz telah membuat harga minyak meroket, dengan Asosiasi Otomotif Amerika melaporkan lonjakan harga bensin sebesar 43 sen di AS selama seminggu terakhir.

Penolakan publik terhadap perang dengan Iran tetap tinggi di AS, di mana sebuah jajak pendapat menunjukkan 53% pemilih sangat menentang tindakan militer terhadap Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Suaka Australia, Bintang Timnas Putri Iran Pilih Kembali ke Pelukan Tanah Air

Tolak Suaka Australia, Bintang Timnas Putri Iran Pilih Kembali ke Pelukan Tanah Air

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:58 WIB

Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!

Jubir Militer Houthi Yaman: Iran Akan Hancurkan AS dan Rezim Zionis Israel!

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:44 WIB

Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka

Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:26 WIB

Bantah Donald Trump, Militer AS: Rudal Tomahawk Hancurkan Sekolah di Iran Milik Kami

Bantah Donald Trump, Militer AS: Rudal Tomahawk Hancurkan Sekolah di Iran Milik Kami

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:14 WIB

Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun

Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:05 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB