Perang AS-Iran Memanas, Batalion Perempuan Kurdi Siap Angkat Senjata

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:05 WIB
Perang AS-Iran Memanas, Batalion Perempuan Kurdi Siap Angkat Senjata
Pasukan perempuan Kurdi bersiap angkat senjata melawan Iran di tengah ketegangan militer Amerika Serikat.(BBC)
  • Pasukan perempuan Kurdi bersiap menyerang Iran dari markas rahasia di bawah tanah Irak.

  • Donald Trump menyatakan enggan memperumit konflik dengan melibatkan etnis Kurdi dalam perang darat.

  • Kelompok PJAK menuntut kebebasan dan berakhirnya penindasan rezim Iran melalui jalur revolusi bersenjata.

Motivasi utama para petempur ini adalah melawan sejarah panjang penindasan yang dialami etnis Kurdi.

Perempuan muda ini merasa tidak memiliki pilihan lain selain bergabung dalam barisan perlawanan bersenjata.

Banyak anggota baru terinspirasi oleh gerakan protes yang dipicu kematian tragis Mahsa Amini.

Aksi pembangkangan sipil di sekolah-sekolah kini bertransformasi menjadi kesiapan tempur di garis depan.

Fasilitas bawah tanah mereka berfungsi sebagai benteng pertahanan yang dilengkapi logistik dan amunisi lengkap.

Partai Hidup Merdeka Kurdistan atau PJAK menjadi organisasi yang paling menonjol dalam mobilisasi massa ini.

Meskipun jumlah personel dirahasiakan, kekuatan mereka dianggap cukup signifikan untuk mengancam stabilitas rezim Teheran.

"Perang ini sudah lama diperkirakan," kata Gelawej Ewrin yang kini menjabat sebagai juru bicara kelompok.

Ewrin telah menghabiskan separuh usianya di pegunungan tanpa pernah bertemu keluarga demi sebuah visi.

Kelompok oposisi berharap keruntuhan rezim bisa membawa demokrasi sejati bagi seluruh rakyat di Iran.

Namun, terdapat kekhawatiran besar mengenai potensi pecahnya perang saudara yang bisa menghancurkan stabilitas nasional.

"Perang saudara adalah sesuatu yang kami harap tidak terjadi," ujar Ewrin dalam sebuah pernyataan terbuka.

Rakyat Kurdi yang mencakup sepuluh persen populasi Iran menuntut pengakuan hak yang selama ini diabaikan.

Keberhasilan pergerakan ini sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan dalam beberapa hari ke depan.

Oposisi Kurdi menyatakan tidak akan gegabah dalam mengambil langkah serangan darat tanpa jaminan keamanan.

Dukungan dari Angkatan Udara Amerika Serikat dianggap sebagai faktor kunci keberhasilan misi militer mereka nanti.

Kekuatan militer Iran yang masih solid menjadi tantangan besar yang bisa berakibat fatal bagi petempur.

Para pemimpin koalisi saat ini memilih untuk tetap waspada sambil memantau setiap pergerakan lawan.

Masa depan Kurdistan Iran kini berada di persimpangan jalan antara revolusi bersenjata atau masa transisi.

Bagi para gerilyawan perempuan, tujuan akhir dari perjuangan panjang ini adalah meraih kebebasan mutlak.

"Pertarungan saya adalah untuk menjamin masa depan yang bebas bagi generasi Kurdi berikutnya," kata Delal.

Dokter gigi yang kini menjadi petempur tersebut telah bersiap di posisi terdekat dengan garis perbatasan.

Ketidakpastian masih menyelimuti durasi dan hasil akhir dari konflik yang mungkin segera meletus ini.

Dunia kini menanti apakah kekuatan gabungan ini mampu mengubah peta politik di wilayah Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur

Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:00 WIB

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Eks Pejabat FIFA Beberkan Aturan Mengejutkan Soal Tim Pengganti

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:58 WIB

Trump Umumkan Perang Iran Hampir Selesai Usai Bicara dengan Vladimir Putin

Trump Umumkan Perang Iran Hampir Selesai Usai Bicara dengan Vladimir Putin

Video | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:43 WIB

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:29 WIB

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:28 WIB

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:21 WIB

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:15 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:07 WIB