55 Ribu Guru Sudah Dilatih, Menteri Dikdasmen Umumkan Coding dan AI Akan Jadi Pelajaran Wajib

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:13 WIB
55 Ribu Guru Sudah Dilatih, Menteri Dikdasmen Umumkan Coding dan AI Akan Jadi Pelajaran Wajib
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Suara.com/Lilis)
  • Pemerintah menerapkan coding dan AI sebagai mata pelajaran pilihan mulai tahun ajaran 2025–2026 di sekolah.
  • Kemendikdasmen telah melatih 55 ribu guru dan akan menjadikan materi ini wajib jika jumlah guru memadai.
  • Pembelajaran meliputi logika pemrograman melalui metode *unplugged*, berbasis internet, dan berbasis permainan tanpa komputer.

Suara.com - Mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) kini mulai diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia sebagai mata pelajaran pilihan. Bahkan pemerintah membuka peluang menjadikannya sebagai mata pelajaran wajib di masa depan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, kebijakan ini mulai diterapkan pada tahun pelajaran 2025–2026.

“Mulai tahun pelajaran 2025–2026, coding dan AI telah menjadi mata pelajaran pilihan mulai dari jenjang SD kelas 5, SMP hingga SMA,” kata Mu’ti ditemui usai penandatanganan SKB 7 menteri soal pedoman pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial atau AI di dunia pendidikan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung program tersebut. Hingga kini, Kemendikdasmen telah melatih sekitar 55 ribu guru di seluruh Indonesia untuk mengajar coding dan AI di berbagai jenjang pendidikan.

Selain itu, sekitar 38 persen satuan pendidikan di Indonesia telah terlibat dalam implementasi program ini.

“Programnya terus berjalan dan pelatihan guru juga terus berlangsung. Ketika jumlah guru sudah memenuhi, kami akan melangkah lebih lanjut kemungkinan untuk memperlakukan coding dan AI sebagai mata pelajaran wajib,” ujarnya.

Mu’ti menegaskan pembelajaran coding tidak semata-mata mengajarkan penggunaan teknologi, melainkan juga melatih kemampuan logika siswa.

Menurutnya, kemampuan tersebut bisa diterapkan dalam berbagai bidang seperti animasi, robotika hingga pengembangan aplikasi digital.

“Coding itu lebih pada kemampuan logika. Sehingga bisa diterapkan untuk animasi, untuk robot dan sebagainya,” jelasnya.

Dalam materi pembelajaran AI, pemerintah juga memasukkan kode etik penggunaan teknologi agar siswa memahami cara memanfaatkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

Kemendikdasmen juga merancang metode pembelajaran coding yang fleksibel, sehingga tidak seluruhnya bergantung pada perangkat komputer atau internet. Mu’ti menjelaskan terdapat tiga klasifikasi pembelajaran coding yang digunakan di sekolah.

Pertama adalah coding unplugged, yaitu metode belajar logika pemrograman tanpa menggunakan perangkat komputer. Kedua adalah coding berbasis internet. Sedangkan ketiga adalah coding berbasis permainan yang juga tidak membutuhkan komputer.

“Jadi tidak semuanya harus berbasis internet,” kata Mu’ti.

Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu Interactive Flat Panel (IFP) ke berbagai sekolah di Indonesia. Perangkat tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran coding dan AI di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Terbitkan SKB 7 Menteri soal Penggunaan AI di Pendidikan, Atur Batasan Berdasarkan Usia

Pemerintah Terbitkan SKB 7 Menteri soal Penggunaan AI di Pendidikan, Atur Batasan Berdasarkan Usia

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:30 WIB

Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah

Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah

Tekno | Rabu, 11 Maret 2026 | 22:18 WIB

Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut

Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:13 WIB

30 Prompt AI untuk Desain Kartu Ucapan Lebaran Gratis dengan Berbagai Tema Menarik

30 Prompt AI untuk Desain Kartu Ucapan Lebaran Gratis dengan Berbagai Tema Menarik

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:48 WIB

8 Ide Prompt Kartu Ucapan Idul Fitri 2026, Estetik dan Mudah Dibuat dengan AI

8 Ide Prompt Kartu Ucapan Idul Fitri 2026, Estetik dan Mudah Dibuat dengan AI

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:02 WIB

Eka Kurniawan Ngomongin AI: Robot Cuma Bisa Kasih Data, Gak Bisa Kasih Rasa

Eka Kurniawan Ngomongin AI: Robot Cuma Bisa Kasih Data, Gak Bisa Kasih Rasa

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:51 WIB

Cara Membuat Desain Ucapan Idulfitri 2026 Pakai AI, Gunakan Prompt Ini!

Cara Membuat Desain Ucapan Idulfitri 2026 Pakai AI, Gunakan Prompt Ini!

Tekno | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB