Baca 10 detik
- Data Dukcapil menunjukkan populasi Indonesia terbanyak didominasi oleh penduduk bershio Tikus, sejumlah 25.348.923 jiwa.
- Pengelompokan shio ini merupakan cara kreatif melihat kohort usia yang mencerminkan puncak kelahiran pada tahun tertentu.
- Hasil analisis data ini membuktikan kualitas administrasi kependudukan yang tinggi serta penting untuk prediksi layanan publik.
“Dukcapil kini mampu melakukan data mining bukan hanya berdasarkan NIK, tapi juga variabel budaya (seperti Shio) untuk memetakan struktur penduduk secara lebih luwes,” ulas Teguh.
Bagi pemerintah, pemetaan ini juga bermanfaat untuk memprediksi lonjakan kebutuhan layanan publik, misalnya saat kelompok usia tertentu mulai memasuki usia sekolah atau usia wajib memiliki KTP elektronik.
“Shio Tikus dan Naga mencakup rentang usia produktif yang besar saat ini, kelompok ini menjadi penyumbang utama Bonus Demografi Indonesia. Mereka adalah penggerak ekonomi sekaligus target utama kebijakan ketenagakerjaan,” pungkas Teguh.