Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan

Arief Apriadi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:34 WIB
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
Kemenkes Iran rilis data mengerikan: serangan AS-Israel bom 25 rumah sakit, 200 anak meninggal dunia, dan ribuan warga sipil terluka. Faskes sengaja dihancurkan. [Dok. Masoud Vaez / Tasnim News]
baca 10 detik
  • Kemenkes Iran melaporkan serangan AS-Israel telah menghancurkan 25 rumah sakit dan menewaskan 200 anak di bawah usia 18 tahun sejak perang dimulai.
  • Total korban luka akibat serangan mencapai lebih dari 16.000 orang, dengan 1.100 di antaranya adalah anak-anak dan 2.500 adalah perempuan.
  • Serangan ini juga menargetkan tenaga medis, menyebabkan 80 orang terluka dan 13 lainnya tewas saat bertugas di tengah gempuran.

Suara.com - Kementerian Kesehatan Iran merilis data terbaru yang sangat mengejutkan terkait dampak serangan AS-Israel di wilayah mereka.

Menyitat Tasnim News, Sabtu (14/3/2026), laporan tersebut menyoroti bagaimana Rumah Sakit Iran dan korban anak-anak menjadi sasaran utama dalam perang yang terus berkecamuk.

Sebanyak 25 pusat medis dilaporkan hancur lebur, sementara 200 anak dinyatakan gugur sebagai martir sejak konflik mematikan ini dimulai.

Lebih dari 16.000 orang dilaporkan menderita luka-luka akibat serangan tanpa pandang bulu ini.

Dari jumlah tersebut, 14.904 korban telah berhasil dirawat dan dipulangkan dari fasilitas kesehatan.

Sementara itu, 1.448 pasien lainnya saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Di antara para martir, sebelas anak di bawah usia lima tahun telah terbunuh secara tragis.

Selain itu, dua ratus martir lainnya tercatat masih berusia di bawah 18 tahun.

Data korban luka juga menunjukkan bahwa 41 balita di bawah usia dua tahun turut menjadi korban keganasan serangan.

baca juga

Lebih dari 1.100 anak-anak di bawah umur 18 tahun juga mengalami cedera serius.

Dampak serangan terhadap kaum perempuan juga tak kalah parah, dengan 2.500 orang terluka dan 220 lainnya dinyatakan gugur.

Tim medis telah melakukan 680 operasi darurat sejak pecahnya perang, karena kampanye biadab musuh tidak menunjukkan belas kasihan terhadap nyawa manusia.

Setidaknya 80 petugas kesehatan telah terluka, dan 13 lainnya gugur saat memberikan perawatan penyelamatan jiwa di bawah gempuran.

Dalam pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, rezim Israel dan para pendukungnya dari Amerika dituduh telah secara sistematis menyerang infrastruktur kesehatan.

Agresi tersebut telah merusak lebih dari 25 rumah sakit, 149 klinik kesehatan, dan 21 pusat tanggap darurat.

Enam rumah sakit bahkan terpaksa dievakuasi karena bombardir kriminal musuh, yang semakin melumpuhkan kemampuan negara untuk merawat korban luka.

Penghancuran fasilitas medis yang disengaja ini menggarisbawahi niat para agresor untuk memaksimalkan penderitaan warga sipil.

Target serangan tersebut secara khusus menyasar kelompok yang paling rentan, yaitu perempuan dan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel

Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:28 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel

Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:20 WIB

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:34 WIB

Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar

Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 02:43 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×