Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:34 WIB
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
Instalasi penyimpanan minyak mentah dan pelabuhan Iran di Pulau Kharg. Jika diserang dan dikuasai AS dan Israel, perekonomian Iran diprediksi akan lumpuh dan perang berakhir. [Google Maps]
  • Presiden Trump pada 14 Maret 2026 mengumumkan serangan militer AS terhadap Pulau Kharg, terminal minyak utama Iran, hanya menargetkan instalasi militer.
  • Pulau Kharg sangat vital, mengekspor sekitar 90 persen minyak mentah Iran, dan ancaman serangan ini dapat memicu kenaikan harga minyak dunia drastis.
  • Militer Iran mengancam akan membalas dengan menghancurkan infrastruktur minyak terkait AS di Timur Tengah jika terjadi serangan terhadap fasilitas energinya.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (14/3/2026) mengatakan militer Amerika Serikat telah menyerang pulau Kharg, pusat terminal minyak Iran yang menjadi jantung perekonomian negara tersebut.

Trump mengatakan militer AS hanya mengincar target-target militer di pulau mungil tersebut dan tidak menyentuh tangki-tangki minyak raksasa milik Iran. Meski demikian para analis memperingatkan serangan itu bisa memicu semakin meroketnya harga minyak dunia.

"Demi kepatutan, saya memilih untuk tidak menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu," kata Trump di media sosial.

"Tetapi jika Iran mengganggu lalu lintas kapal di Selat Hormuz, saya akan mempertimbangkan ulang keputusan (untuk tidak menyerang infrastruktur minyak di Pulau Kharg)," lanjut Trump.

Beberapa jam setelah pengumuman Trump itu, militer Iran mengatakan serangan terhadap infrastruktur minyak serta energi maka pihaknya akan membalas dengan menghancurkan semua infrastruktur minyak milik perusahaan yang berkaitan dengan AS di Timur Tengah.

Pulau Kharg

Terletak di ujung Teluk Persia, Pulau Kharg berjarak hanya 24 km dari daratan Iran. Panjangnya hanya sekitar 8 km dan lebar 4,5 km. Meski demikian, ia bernilai sangat strategis bagi perekonomian dan tentu saja militer Iran.

Sejak 1960an, Kharg sudah menjadi terminal ekspor minyak Iran. Fasilitas ini dibangun oleh Amoco, perusahaan minyak raksasa Amerika Serikat dan dinasionalisasi oleh Teheran setelah terjadinya Revolusi Islam Iran pada 1979.

Sekitar 90 persen minyak mentah yang diekspor Iran diangkut dari Pulau Kharg. Sebagian besar minyak tersebut dikirim ke China.

Kapasitas penyimpanan minyak mentah di Pulau Kharg mencapai 30 juta barrel. Sementara pelabuhannya bisa menampung delapan kapal tanker sekaligus. Fasilitas terminal di Kharg juga bisa mengalirkan 6 sampai 10 juta barrel minyak per hari.

Dari pulau itu Iran mengalirkan 1,5 juta barrel minyak mentah per hari, jumlah yang berada di atas rata-rata produksi negara-negara anggota OPEC, organisasi kartel minyak dunia.

Pulau Kharg yang menjadi jantung perekonomian Iran di Teluk. [Google Maps]
Pulau Kharg yang menjadi jantung perekonomian Iran di Teluk. [Google Maps]

Ekspor minyak ke China

Menurut TankerTrackers.com - sebuah perusahaan intelijen maritim yang piawai melacak armada gelap alias shadow fleet - Iran telah mengekspor sekitar 13,7 juta barel minyak sejak 28 Februari lalu.

Sementara Kpler, perusahaan analitik yang memantau lalu-lintas kapal global, mengatakan 16,5 juta barel minyak sudah diekspor Iran selama 11 hari pertama perang.

Jumlah ini tak jauh berbeda dengan besaran minyak mentah yang diekspor Iran ke China di periode normal sebelum perang. Di saat yang sama, negara-negara produsen minyak di Timur Tengah kesulitan mengekspor minyak mereka karena Selat Hormuz ditutup.

Diperkirakan ekspor minyak Iran, yang duitnya sangat penting untuk membiayai perang yang sedang berlangsung, akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Beberapa kapal tanker raksasa diketahui masih menunggu muatan di dari terminal minyak terbesar Iran di Pulau Kharg.

Kapal-kapal itu, uniknya tetap bisa melewati Selat Hormuz dengan aman ketika sejumlah kapal tanker lain dibom oleh militer Iran.

Selat Hormuz
Selat Hormuz

Harga minyak meroket

Sehari sebelumnya juru bicara parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Iran tak akan menahan diri lagi jika Pulau Kharg diserang.

Berbagai analis yakin, jika infastruktur minyak Iran diserang maka Teheran akan menyerang fasilitas serupa di Arab Saudi, Irak, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain hingga Israel.

Dinamika ini akan menyebabkan harga minyak yang saat ini sudah di atas normal akibat tersendatnya kapal di Selat Hormuz, semakin mahal saja dan bisa mencapai di atas 120 dolar AS per barel dan bahkan mencapai 200 dolar AS per barel seperti yang diperingatkan Iran.

"Kita akan melihat harga minyak yang sudah 120 dolar AS per barel pada awal pekan ini menjadi 150 dolar AS per barel jika Pulau Kharg diserang," kata Nei Quilliam dari lembaga think tank Neil Quilliam.

"Pulau ini terlalu vital untuk pasar energi dunia," ia memperingatkan. [The Guardian/Bloomberg/Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang

Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:32 WIB

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:13 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya

Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:31 WIB

Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak

Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:26 WIB

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:23 WIB

Terkini

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:13 WIB

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB