Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:28 WIB
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
Guru Besar UGM Bidang Geopolitik Timur Tengah, Siti Mutiah Setiawati. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM, Siti Mutiah Setiawati, menyoroti ketimpangan logika internasional terkait isu nuklir Iran dan Israel.
  • Potensi serangan terhadap Iran dinilai pelanggaran hukum internasional serius jika tuduhan senjata pemusnah massal tidak terbukti.
  • Konflik berpotensi memperburuk ekonomi domestik Indonesia karena ketergantungan impor minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Suara.com - Guru Besar Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM), Siti Mutiah Setiawati, menyoroti ketimpangan logika internasional terkait isu kepemilikan senjata nuklir yang selama ini dialamatkan kepada Iran.

Siti menilai ada kontradiksi besar ketika Amerika Serikat menyerang Iran atas dasar tuduhan pengembangan senjata pemusnah massal. Sementara di sisi lain, potensi kekuatan nuklir Israel seolah terabaikan. 

Oleh sebab itu, menurutnya, serangan terhadap Iran merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional yang sangat serius apabila alasan yang digunakan tidak terbukti.

"Jadi ini memang perang atau penyerangan terhadap Iran itu satu pelanggaran hukum internasional yang fatal," tegas Siti saat dihubungi Suara.com, Jumat (13/3/2026).

Terkait potensi keterlibatan kekuatan dunia lainnya, Siti bilang bahwa kecil kemungkinan negara seperti Korea Utara akan membentuk aliansi militer spesial dengan Iran.

Walaupun pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara resmi telah menyatakan sikapnya untuk berdiri bersama Teheran dalam menentukan masa depan kepemimpinan nasional mereka secara mandiri.

Korea Utara menegaskan bahwa mereka sangat menghormati kedaulatan politik bangsa Iran.

Pernyataan dukungan ini juga dibarengi dengan kritik tajam yang diarahkan kepada blok Barat dan sekutunya.

Meskipun kedua negara tersebut sama-sama mendapatkan sanksi dan dikucilkan oleh Amerika Serikat, kata Siti, secara historis keduanya tidak memiliki kedekatan hubungan yang signifikan.

baca juga

"Korea Utara dengan Iran itu ya tidak punya hubungan yang spesial seperti halnya Amerika dengan Israel kan gitu. Jadi ya kemungkinannya bergabung dengan Iran kecil," ucapnya.

Selain dampak geopolitik dan keamanan, Siti memperingatkan dampak ekonomi yang mulai terasa di dalam negeri. Terutama merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Ia mencatat bahwa pelemahan rupiah sebenarnya sudah terjadi bahkan sebelum eskalasi perang ini memuncak.

"Tidak karena perang pun rupiah kita itu sudah terus merosot nilainya terhadap dolar Amerika gitu," ungkapnya.

Namun memang Siti menjelaskan lebih lanjut bahwa perang akan memperparah kondisi ekonomi nasional sebab ketergantungan Indonesia pada impor minyak.

Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik akan memaksa pemerintah mengeluarkan lebih banyak cadangan devisa, yang pada akhirnya menekan stabilitas rupiah.

"Menakutkan itu kalau sampai perang ini berkelanjutan terus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel

Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:20 WIB

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:34 WIB

Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar

Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 02:43 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×