Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel

Bernadette Sariyem

Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:07 WIB
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
Eylon Levy, influencer saat masih aktif menjadi bagian Direktorat Propaganda Israel atau Hasbara, tahun 2024. [Middle East Monitor]
baca 10 detik
  • Mesin propaganda Israel (Hasbara) menghadapi gugatan hukum serius dari influencer serta kontraktor atas tunggakan gaji jutaan shekel sejak Oktober 2023.
  • Direktorat Diplomasi Publik Israel merekrut banyak pihak secara terburu-buru, menyebabkan kekacauan pembayaran melalui pihak ketiga kepada para pekerja.
  • Pemerintah Israel mengalokasikan anggaran propaganda besar, bahkan memindahkannya dari sektor pendidikan, namun tetap gagal membayar jasa kontraktor.

Perusahaan ini mengklaim telah "mendanai penerbangan ke Den Haag, yang digunakan oleh para aktivis influencer yang beroperasi melawan demonstrasi pro-Palestina menjelang persidangan di pengadilan Den Haag".

Eylon Levy dan Lelahnya Mengejar Hak

Salah satu sosok paling menonjol dalam upaya Hasbara Israel adalah Eylon Levy.

Pria berkebangsaan Inggris-Israel, yang sempat menjadi juru bicara resmi pemerintah hingga Maret 2024 ini, mengakui adanya masalah pembayaran tersebut.

Meski mengakui bahwa pemerintah masih berhutang kepadanya, Levy menyatakan telah lelah mencoba menagih uang tersebut dan memilih untuk tidak berpartisipasi dalam gugatan hukum.

Meskipun tidak lagi bekerja secara resmi untuk pemerintah, Levy tetap aktif melakukan upaya Hasbara melalui akun media sosialnya yang memiliki 250.000 pengikut.

Dalam salah satu unggahannya yang kontroversial, ia menyerang sikap pemerintah Inggris terhadap Iran.

"Pemerintah Inggris sepenuhnya menyangkal bahwa Iran menyerang Inggris. Mereka mencoba membunuh tentara Inggris," tulis Levy di akun X miliknya.

Ia juga secara terbuka mendesak pengusiran duta besar Iran dari Inggris dengan menyebutnya sebagai negara musuh.

baca juga

Anggaran Pendidikan Dialihkan untuk Propaganda

Menanggapi gugatan yang ada, Kantor Perdana Menteri Israel mengakui adanya "ketidakteraturan dalam praktik kontrak direktorat diplomasi publik".

Namun, pihak mereka menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut karena prosedur hukum sedang berlangsung.

Kegagalan pembayaran ini terjadi di tengah besarnya anggaran yang sebenarnya telah dialokasikan oleh pemerintah Israel untuk urusan propaganda.

Sejak Oktober 2023, upaya Hasbara juga dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Diaspora dengan dana yang sangat besar untuk menyebarkan narasi yang membantah tuduhan kejahatan perang dan genosida.

Pada September lalu, pemerintah Israel bahkan menyetujui tambahan anggaran sebesar 150 juta shekel atau USD 49 juta untuk upaya Hasbara di Kementerian Luar Negeri.

Dana tambahan ini ditambahkan ke anggaran yang sudah ada sebesar 520 juta shekel (USD170 juta).

Yang menarik perhatian publik adalah fakta bahwa dana tambahan tersebut diambil dari anggaran pendidikan tinggi.

Langkah ini diambil setelah upaya diplomasi publik Israel dianggap gagal di banyak lini internasional.

Di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri Gideon Saar, direktorat baru dibentuk untuk mempekerjakan lebih banyak blogger dan influencer media sosial guna memperbaiki citra negara di mata dunia.

Upaya ini terus meluas hingga tahun 2025. Pada Mei 2025, Kementerian Diaspora di bawah Amichai Chikli menawarkan kepada pemerintah daerah pemukiman dana hingga satu juta shekel (USD325.000) untuk melakukan kegiatan Hasbara baik di dalam maupun luar negeri.

Meski dana besar terus digelontorkan, tuntutan hukum dari para mantan pekerja ini menunjukkan adanya keretakan besar dalam manajemen operasional propaganda Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:13 WIB

Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:01 WIB

Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom

Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:04 WIB

Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza

Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:18 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:19 WIB

Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:08 WIB

Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku

Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×