Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:38 WIB
Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
Drone Iran Shahed-136
  • Iran menggunakan drone Shahed-136 murah untuk menguras anggaran militer triliunan rupiah milik Amerika.

  • Biaya perang Amerika Serikat melawan Iran diperkirakan mencapai Rp33 triliun dalam satu hari.

  • Strategi perang atrisi Iran terbukti efektif menciptakan kerugian ekonomi besar bagi pihak lawan.

Suara.com - Konflik perang yang melibatkan kekuatan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran kini telah memasuki pekan kedua.

Hingga kini, intensitas pertempuran di kawasan Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Fenomena menarik muncul ketika Teheran mengandalkan teknologi pesawat tanpa awak yang ekonomis namun sangat mematikan.

Penggunaan drone bernama Shahed ini dilaporkan sukses memicu kepanikan luar biasa bagi pihak Washington dan Tel Aviv.

Data menunjukkan bahwa Iran telah mengoperasikan lebih dari 2.000 unit drone Shahed-136 untuk mengacaukan pertahanan lawan.

Target serangan drone ini mencakup aset vital seperti kantor kedutaan besar Amerika Serikat di Timur Tengah.

Fasilitas radar, infrastruktur bandara, hingga gedung pencakar langit milik sekutu juga tidak luput dari gempuran.

Situasi ini menjadi kejutan besar bagi AS dan Israel yang sebelumnya hanya bersiap menghadapi rudal konvensional.

Para pakar militer menilai pengerahan Shahed merupakan taktik cerdas untuk melemahkan kekuatan musuh secara perlahan.

Produksi drone yang masif dan murah ini terbukti mampu menguras sumber daya militer milik Amerika Serikat.

Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Dan Caine mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa kendaraan nirawak Iran merupakan "ancaman" nyata bagi Washington.

Drone-drone itu, kata Caine, telah menjadi target efektif sistem pertahanan udara AS, yang menurutnya berhasil melawan mereka.

Namun bagi banyak pengamat, klaim keberhasilan Caine tersebut bukanlah sebuah prestasi yang patut untuk dibanggakan.

Sistem pertahanan udara Amerika yang sangat mahal justru terpaksa digunakan hanya untuk merontokkan drone berharga rendah.

Ketimpangan harga antara senjata penangkis dan objek yang diserang menciptakan kerugian ekonomi yang sangat signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran

Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 00:21 WIB

Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram

Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:39 WIB

Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?

Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:05 WIB

Terkini

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB