Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:56 WIB
Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab
Perang Iran
baca 10 detik
  • Hamas melarang Iran menyerang wilayah negara Arab dalam perang melawan militer Amerika Serikat.

  • Kelompok Hamas mengakui bantuan besar Ali Khamenei bagi perjuangan militer dan politik Palestina.

  • Amerika Serikat dan Israel dianggap bertanggung jawab atas rusaknya stabilitas keamanan di Iran.

Mereka melabeli tindakan yang dilakukan oleh pihak Israel dan Amerika Serikat tersebut sebagai sebuah bentuk kriminalitas yang sangat keji.

Kecaman ini diarahkan langsung kepada pihak-pihak yang terlibat dalam upaya penghilangan nyawa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Hamas merasa kehilangan sosok yang selama ini konsisten berdiri di barisan terdepan dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

Solidaritas antara Hamas dan Teheran tetap terjaga kuat dalam koridor perlawanan terhadap apa yang mereka sebut sebagai fasisme.

Rasa syukur yang mendalam disampaikan oleh organisasi tersebut atas segala kontribusi nyata yang telah diberikan oleh Ali Khamenei.

Bantuan yang mengalir selama bertahun-tahun dianggap menjadi napas bagi keberlangsungan perlawanan bersenjata maupun gerakan politik di Palestina.

"Ia (Ali Khamenei) telah memberikan segala bentuk bantuan secara politik, diplomatik, dan militer kepada rakyat kami dan perjuangan kami," tutur Hamas.

Kutipan tersebut menggambarkan betapa vitalnya peran Iran dalam memperkuat posisi tawar Hamas di kancah konflik global selama ini.

Dukungan militer dari Teheran diakui secara terbuka sebagai pilar utama yang menjaga eksistensi perlawanan di tanah pendudukan.

baca juga

Kritik tajam terus dilontarkan kepada Gedung Putih yang dianggap sebagai dalang utama di balik kekacauan yang terjadi sekarang.

Amerika Serikat dinilai telah memfasilitasi agresi yang merusak kedaulatan Iran dan memicu gelombang kemarahan di seluruh dunia Islam.

"AS dan pemerintah pendudukan fasis bertanggung jawab penuh atas agresi terang-terangan dan kejahatan keji terhadap kedaulatan Republik Islam Iran ini, serta atas dampak seriusnya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan."

Hamas memperingatkan bahwa setiap tindakan provokasi terhadap Iran akan berdampak luas terhadap keamanan seluruh negara di kawasan tersebut.

Keterlibatan Washington dalam operasi militer di Timur Tengah dianggap hanya akan memperpanjang daftar penderitaan dan ketidakpastian keamanan global.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kini berada pada titik didih yang bisa meledak kapan saja menjadi perang terbuka.

Langkah Iran yang mengincar pangkalan militer asing adalah respons langsung atas tekanan ekonomi dan ancaman fisik terhadap pejabat mereka.

Namun, ketergantungan ekonomi banyak negara Arab terhadap stabilitas jalur perdagangan membuat permintaan Hamas menjadi sangat relevan saat ini.

Keamanan di Teluk merupakan prioritas bagi banyak pihak yang tidak ingin terseret dalam pusaran konflik bersenjata antara dua kekuatan besar.

Hamas mencoba memposisikan diri sebagai aktor yang rasional dengan memisahkan antara hak membalas dendam dan perlindungan tetangga.

Jika eskalasi ini tidak segera diredam, potensi munculnya konflik multinasional yang lebih besar akan semakin sulit untuk dihindari sama sekali.

Hamas terus mengupayakan adanya dukungan politik global agar tekanan militer terhadap Gaza dan Iran bisa segera dihentikan secara permanen.

Mereka berharap bahwa keadilan bagi rakyat Palestina bisa tercapai tanpa harus mengorbankan keamanan negara-negara Muslim tetangga di sekitarnya.

Kekuatan diplomasi saat ini sedang diuji untuk melihat apakah hukum internasional masih memiliki taji di hadapan agresi militer besar.

Hamas menutup pernyataannya dengan harapan agar perdamaian yang berkeadilan segera terwujud bagi seluruh bangsa di kawasan Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh

Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 04:46 WIB

Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 04:38 WIB

Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran

Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 00:21 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×