Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:13 WIB
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel
Mojtaba Khamenei (Jerusalem Post)
  • Mojtaba Khamenei selamat dari dua upaya pembunuhan di rumah dan rumah sakit.

  • Pemerintah Iran mengonfirmasi sang pemimpin terluka namun kondisinya tetap sehat walafiat.

  • Majelis Ahli resmi menunjuk Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi menggantikan sang ayah.

Suara.com - Dunia internasional dikejutkan dengan kabar lolosnya pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei dari upaya pembunuhan terencana.

Mojtaba Khamenei dilaporkan berhasil bertahan hidup setelah menjadi target serangan udara militer Amerika Serikat dan Israel.

Operasi pemusnahan tersebut menyasar dua lokasi berbeda yang diduga sebagai tempat persembunyian sang pemimpin baru.

Lokasi pertama yang menjadi sasaran adalah kediaman ayahnya yang juga merupakan pemimpin pendahulu, Ayatollah Ali Khamenei.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mojtaba sedang berada di dalam rumah tersebut saat ledakan besar terjadi.

Kabar mengenai keberadaan Mojtaba di lokasi kejadian dikonfirmasi langsung oleh otoritas resmi di Teheran.

Mohammadreza Rezaei Kouchi selaku anggota DPR Iran memberikan pernyataan terkait situasi mencekam yang dialami sang pemimpin.

"Namun, dia lolos dari pembunuhan," kata Rezaei dikutip dari media pemerintah Iran IRNA.

Pernyataan ini menegaskan bahwa upaya penghilangan nyawa terhadap tokoh sentral Iran tersebut menemui kegagalan total.

Meskipun kerusakan bangunan dilaporkan cukup parah, nyawa Mojtaba dipastikan tidak melayang dalam peristiwa mencekam itu.

Ternyata ambisi militer sekutu tidak berhenti pada satu lokasi serangan di kediaman pribadi saja.

Serangan udara susulan kembali dilancarkan dengan target sebuah rumah sakit yang menjadi tempat perawatan Mojtaba.

Langkah ini diambil setelah muncul laporan bahwa sang pemimpin sedang mendapatkan tindakan medis di sana.

Kendati demikian, strategi penghancuran fasilitas kesehatan tersebut kembali gagal mengenai sasaran utama mereka yakni Mojtaba.

Kegagalan ganda ini menjadi sorotan tajam karena target utama tetap bertahan di tengah gempuran masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab

Iran Diminta Fokus Lawan Amerika Serikat Tanpa Ganggu Keamanan Negara-Negara Arab

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 04:56 WIB

Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh

Rusia dan China Bersatu Bantu Iran Lawan Amerika Serikat Pakai Satelit Canggih Hingga Rudal Pembunuh

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 04:46 WIB

Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 04:38 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB