Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 16 Maret 2026 | 13:18 WIB
Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi
Rismon Sianipar bersama kuasa hukumnya Jahmada Girsang usai menemui Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
baca 10 detik
  • Aktivis Zulkifli S Ekomei menilai manuver Rismon Sianipar terkait ijazah Jokowi adalah skenario intelijen, bukan penyerahan diri biasa.
  • Zulkifli meragukan kecepatan Rismon menyusun buku, meyakini adanya tim profesional di belakang Rismon.
  • Perubahan sikap Rismon disebut sebagai upaya penyesatan informasi karena fakta kepalsuan ijazah hampir terungkap.

Suara.com - Dinamika kasus dugaan ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasuki babak baru yang penuh intrik. Manuver balik kanan yang dilakukan oleh Pakar Forensik Digital sekaligus Akademisi, Rismon Hasiholan Sianipar, belakangan ini dinilai bukan sekadar bentuk penyerahan diri biasa, melainkan sebuah skenario intelijen tingkat tinggi.

Hal ini diungkapkan secara blak-blakan oleh Aktivis Senior Kebangsaan, Dr. Zulkifli S Ekomei.

Ia menegaskan bahwa kasus Rismon sangat berbeda dengan mundurnya tokoh-tokoh sebelumnya, seperti tersangka kasus Ijazah Jokowi, Eggi Sudjana maupun Damai Hari Lubis.

"Agak beda ini kasusnya dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Kalau Eggi memang menyerah, kalau ini (Rismon) memang dari dalam. Beda, agak beda, tapi buntut-buntutnya sama," tegas Zulkifli dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, Senin (16/3/2026).

Zulkifli tidak menampik bahwa motif di balik manuver para tokoh ini tak lepas dari urusan kesejahteraan ekonomi. Namun, ia menyindir tajam gaya hidup Rismon.

"Kalau cuma bertahan hidup saya bisa maklum. Tapi kalau untuk menaikkan kualitas kehidupannya, ya kan, yang tadinya naik angkot tiba-tiba bermobil, dari bermobil jadi mobil mewah. Nah, itu yang kurang ajar," sindirnya.

Zulkifli juga meragukan klaim sains yang selama ini digembar-gemborkan oleh Rismon, terutama terkait penulisan buku tebal dalam waktu yang sangat singkat untuk membantah temuan sebelumnya.

Menurut analisis Zulkifli, mustahil Rismon bekerja sendirian. Ia meyakini ada tim khusus yang mem-back up Rismon di belakang layar.

"Logikanya dalam waktu pendek dia bisa menuliskan halaman dari mana? Apa dia bekerja sendiri? Gak mungkin. Pasti ada tim. Dia ngomong ‘saya nulis sendiri tuh bukunya dari tiga RRT itu, saya paling banyak loh halamannya’. Apa sehebat itu dia? Kan nggak mungkin," ungkapnya.

baca juga

"Jadi dari hal-hal yang tidak mungkin itu saya mengambil kesimpulan ini penyusup dan ada tim di belakang yang bekerja, pasti saya bisa meyakinkan," tambahnya.

Terkait perubahan sikap Rismon yang kini menyebut ijazah Jokowi asli, Zulkifli melihat hal tersebut sebagai strategi penyesatan informasi.

Menurutnya, ijazah yang digunakan memang dokumen asli, tetapi bukan milik Jokowi yang menjabat sebagai presiden kala itu.

Ia menyebut perbedaan fisik seperti struktur wajah, kacamata, kumis, hingga susunan gigi sangat jelas membuktikan hal tersebut. Zulkifli juga mengungkapkan bahwa Rismon, sengaja "diledakkan" ke publik saat ini karena fakta sebenarnya sudah hampir terbongkar.

"Ini kenapa diledakkan sekarang? Karena ini akan terkuak. Ini kepalsuan Jokowi, kepalsuan Gibran ini sudah hampir terkuak. Makanya diledakkanlah Rismon untuk penyesatan informasi. Jadi orang konsentrasinya ke Rismon," ungkapnya.

Imbas dari manuver Rismon ini dinilai sangat merusak.

Selain memicu adu domba dan rasa saling tidak percaya di antara sesama aktivis, seperti konflik antara Rismon dan rekannya, Michael, hal ini juga berdampak pada kualitas peradaban bangsa.

Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya di kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi, Kamis (13/11/2025). (Suara.com/M Yasir)
Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya di kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi, Kamis (13/11/2025). (Suara.com/M Yasir)

Zulkifli menyayangkan energi bangsa yang habis terkuras oleh intrik semacam ini, yang ia sebut sebagai bentuk "pembodohan".

Skenario Pelaporan Ijazah Palsu Rismon

Menanggapi kabar bahwa Rismon kini justru digugat balik terkait dugaan ijazah palsu miliknya sendiri, Zulkifli menilainya sebagai bagian dari skenario besar yang sudah dirancang secara sistematis sejak awal.

Ia mengimbau publik dan para aktivis untuk tidak reaksioner dalam menanggapi fenomena ini.

Mengutip pepatah Jawa, Zulkifli mengingatkan agar masyarakat ojo kagetan, ojo gumunan (jangan mudah kaget, jangan mudah heran).

"Itu saya kira sudah bagian dari skenario awal. Ada saatnya nanti ini jasanya dibuat, ini dibuka. Itu kan sudah skenario besar ini. Itu sudah sistematis. Nah kita yang harus Hati-hati,” pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli

Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:50 WIB

Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss

Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:05 WIB

Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan

Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:46 WIB

Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar

Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB