Dilanda Krisis: Karyawan Volkswagen Terancam Potongan Gaji

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:48 WIB
Dilanda Krisis: Karyawan Volkswagen Terancam Potongan Gaji
Interior Volkswagen T-Cross [PT Garuda Mataram Motor].

Suara.com - Volkswagen, raksasa otomotif asal Jerman, sedang mencari cara untuk memangkas biaya hingga €4 miliar atau setara Rp67,5 triliun.

Ini termasuk potongan gaji yang signifikan bagi para karyawan, di tengah tingginya inflasi dan biaya hidup yang makin mencekik.

Kebijakan tersebut tentu menjadi berita yang kurang menyenangkan bagi pekerja, terutama mereka yang berada di pabrik-pabrik VW di Jerman.

Langkah ini dilaporkan oleh Carscoops, yang mengungkapkan bahwa VW tengah mempertimbangkan pemotongan gaji hingga 10% untuk beberapa kelompok karyawan.

Tak hanya itu, bonus untuk karyawan tingkat atas akan dibatasi, pembayaran tambahan pada perayaan ulang tahun kerja akan dikurangi, dan bahkan ada kemungkinan penutupan beberapa lokasi produksi di Jerman.

Rencana ini menimbulkan kontroversi besar di kalangan karyawan dan masyarakat luas, mengingat dampaknya yang cukup serius.

Mobil listrik ID.4 Pro 4MOTION yang berpenggerak All-Wheel Drive [Volkswagen via ANTARA]
Mobil listrik ID.4 Pro 4MOTION yang berpenggerak All-Wheel Drive [Volkswagen via ANTARA]

Pemotongan Karyawan dan Produksi yang Terancam

Tidak hanya sekadar pemotongan gaji, VW dilaporkan sedang mempertimbangkan pengurangan karyawan hingga 30.000 posisi, dengan sekitar 4.000 hingga 6.000 orang di departemen penelitian dan pengembangan (R&D) yang berisiko terkena pemutusan kerja.

Jika ini benar-benar terjadi, tim R&D Volkswagen akan berkurang hampir setengahnya. Hal ini mengancam inovasi dan pengembangan teknologi baru yang selama ini menjadi andalan VW dalam bersaing di pasar otomotif global.

Baca Juga: Gawat! Volkswagen akan Tutup 3 Pabrik, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK

Di bulan September, VW bahkan membatalkan beberapa perjanjian tenaga kerja di enam pabriknya di Jerman yang semula menjamin pekerjaan hingga tahun 2029. Kini, perjanjian tersebut hanya berlaku sampai pertengahan tahun depan, yaitu 2024

VW menyebutkan bahwa merek mobil penumpangnya membutuhkan penghematan lebih besar lagi, hingga Rp175 triliun ($11 miliar) pada tahun 2026.

Situasi ini mencerminkan tekanan yang semakin besar bagi produsen otomotif global dalam mengelola biaya operasional, terutama ketika beralih ke produksi mobil listrik yang lebih ramah lingkungan namun mahal.

Langkah penghematan yang diambil VW menegaskan bahwa industri otomotif saat ini berada dalam masa transisi dan persaingan yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI