Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

Bangun Santoso

Selasa, 17 Maret 2026 | 13:56 WIB
Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?
Donald Trump dalam pidatonya yang mengklaim kemenangan lawan Iran [dilansir via Daily Mail]
baca 10 detik
  • Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons serangan AS dan Israel pada Februari yang menewaskan Ayatollah Khamenei dan pejabat tinggi.
  • Senator Schumer mengkritik Presiden Trump karena meminta bantuan China mengatasi blokade, menunjukkan kebijakan yang dianggap tanpa perencanaan matang.
  • Trump meminta negara-negara lain mengerahkan kapal ke Selat Hormuz, namun China memilih jalur diplomasi tanpa komitmen militer langsung.

Penutupan Selat Hormuz berpotensi melumpuhkan pasokan energi dunia dan memicu lonjakan harga minyak yang tidak terkendali.

Beberapa pengamat politik internasional bahkan menyebut bahwa posisi Trump saat ini mulai terlihat putus asa menghadapi dampak dari serangan yang ia perintahkan sendiri.

Keputusasaan tersebut tercermin dari upaya Trump untuk merangkul negara-negara lain, termasuk China, guna menekan Iran agar segera membuka kembali Selat Hormuz.

Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyerukan agar komunitas internasional mengerahkan kekuatan militer mereka ke kawasan tersebut.

"Mudah-mudahan China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain yang terdampak pembatasan buatan ini akan mengirim kapal ke daerah tersebut sehingga Selat Hormuz tak lagi jadi ancaman bagi negara yang benar-benar lumpuh," tulis Trump di Truth Social pada akhir pekan lalu.

Hingga saat ini, Negeri Tirai Bambu belum memberikan komitmen atau janji apapun terkait permintaan bantuan militer dari Amerika Serikat tersebut.

China, yang memiliki kepentingan besar terhadap stabilitas pasokan energi namun juga menjaga hubungan diplomatik dengan Iran, memilih untuk bersikap hati-hati.

Juru Bicara Kedutaan Besar China di AS, Liu Pengyu, memberikan pernyataan yang cenderung normatif dan fokus pada aspek keamanan energi global tanpa menyetujui pengerahan kapal perang secara langsung.

"Semua pihak bertanggung jawab untuk memastikan pasokan energi stabil dan tidak terhambat," kata Liu, dikutip Al Jazeera.

baca juga

Lebih lanjut, Liu menjelaskan bahwa posisi China saat ini adalah mengedepankan jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan yang ada. China akan memperkuat komunikasi dengan pihak terkait "untuk deesekalasi."

Perlu dicatat bahwa China merupakan salah satu negara yang memiliki hubungan ekonomi dan politik yang sangat erat dengan Iran. Pasca tewasnya Ayatollah Ali Khamenei, Iran kini berada di bawah kepemimpinan baru yang tetap mendapat dukungan diplomatik dari Beijing.

Dalam berbagai kesempatan, Beijing menegaskan bahwa setiap negara harus menghormati keputusan dan kedaulatan negara lain, sebuah pernyataan yang secara tersirat mengkritik intervensi militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Kini, dunia internasional sedang memantau apakah seruan Trump akan direspons oleh negara-negara sekutu maupun rival, atau justru Amerika Serikat harus menghadapi konsekuensi ekonomi dan militer dari konflik Timur Tengah ini sendirian di tengah blokade Selat Hormuz yang masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:49 WIB

Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran

Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:15 WIB

Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa

Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:02 WIB

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:50 WIB

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Daz Canel Siapkan 'Neraka' untuk Pasukan AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:27 WIB

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:26 WIB

Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah

Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×