TNI Turun Tangan Selidiki Teror Air Keras Andrie Yunus: Respons Dugaan Keterlibatan Prajurit

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 18 Maret 2026 | 07:56 WIB
TNI Turun Tangan Selidiki Teror Air Keras Andrie Yunus: Respons Dugaan Keterlibatan Prajurit
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah. [Dok. Istimewa]
  • Mabes TNI lakukan penyelidikan internal atas dugaan keterlibatan prajurit kasus Andrie Yunus.
  • Kapuspen TNI tegaskan penyelidikan transparan guna merespons opini publik terkait penyiraman air keras.
  • Polisi analisis ribuan rekaman CCTV buru empat pelaku penyerangan aktivis KontraS.

Suara.com - Markas Besar TNI kini tengah melakukan penyelidikan internal guna mendalami dugaan keterlibatan prajurit dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini diambil sebagai respons atas opini yang berkembang di masyarakat yang mengaitkan insiden tersebut dengan oknum anggota TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menangani masalah ini secara profesional dan transparan.

"Semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan internal. Kami mohon rekan-rekan wartawan bersabar karena proses ini masih berjalan," ujar Aulia kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Aulia menjelaskan bahwa investigasi internal bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan menjawab spekulasi publik. Proses penyelidikan dijalankan oleh aparat penegak hukum di lingkungan TNI sesuai dengan kewenangannya.

"Kami akan menyelidiki dugaan keterlibatan prajurit TNI dan akan menyampaikan perkembangannya secara terbuka kepada publik," tambahnya.

Meski demikian, TNI tetap memantau jalannya penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Aulia menegaskan, jika nantinya ditemukan bukti kuat keterlibatan prajurit, maka proses hukum akan ditegakkan sesuai dengan ketentuan militer yang berlaku.

Polisi Buru Empat Terduga Pelaku

Kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa pelaku diduga berjumlah empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyatakan bahwa penyidik telah memetakan rute pelarian para pelaku melalui analisis mendalam terhadap kamera pengawas.

“Para pelaku melarikan diri dengan dua sepeda motor dan berpencar ke arah yang berbeda guna menghilangkan jejak,” ungkap Iman, Senin (16/3/2026).

Rekaman CCTV menunjukkan dua pelaku kabur melawan arus menuju kawasan Senen, lalu mengarah ke Jakarta Selatan melalui Gondangdia. Sementara itu, dua pelaku lainnya melarikan diri melalui jalur Matraman menuju Jatinegara, Jakarta Timur.

Polisi juga menemukan indikasi bahwa salah satu pelaku sempat mengganti pakaian di tengah pelariannya.

Guna mengungkap kasus ini, Polri telah membentuk tim gabungan yang melibatkan Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Bareskrim Polri. Sebanyak 86 titik CCTV dengan total 2.610 rekaman video telah dianalisis secara intensif guna melacak identitas para pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:36 WIB

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:48 WIB

Terkini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:54 WIB

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:49 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:28 WIB

Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri

Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:26 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:11 WIB

Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan

Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:10 WIB

Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar

Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB

Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal

Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:59 WIB

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB