Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
Ilustrasi mudik lebaran. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pakar kesehatan mengidentifikasi potensi kejadian kardiovaskular ringan tak terdeteksi selama perjalanan mudik Lebaran.
  • Faktor pemicu utama meliputi dehidrasi, stres, kurang tidur, dan konsumsi makanan tinggi garam saat perjalanan.
  • Pengemudi, lansia, dan anak-anak merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami dampak kesehatan signifikan.

Suara.com - Aktivitas mudik dan libur Lebaran tak hanya menyisakan kelelahan, tetapi juga menyimpan risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian.

Pakar kesehatan masyarakat, dr. Dicky Budiman, mengingatkan adanya potensi silent cardiovascular event atau kejadian kardiovaskular “diam-diam” selama perjalanan.

Menurutnya, kondisi ini umumnya berupa serangan jantung ringan atau stroke ringan yang sering tidak disadari karena gejalanya cenderung samar.

“Ini sering luput karena gejala ringan sering diabaikan selama perjalanan,” kata Dicky, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, risiko tersebut meningkat karena kombinasi berbagai faktor yang kerap dialami pemudik. Mulai dari dehidrasi, stres, kurang tidur, hingga konsumsi makanan tinggi garam selama perjalanan.

Selain itu, keterbatasan akses layanan darurat di jalur mudik juga menjadi faktor yang memperburuk situasi jika kondisi tersebut terjadi.

“Juga akses layanan emersensinya terbatas di jalur mudik. Juga adanya kombinasi dehidrasi, stres, kurang tidur, juga makanan tinggi garam, ini yang men-trigger kejadian ininya,” ujarnya.

Dicky menambahkan, kondisi seperti dehidrasi subklinis, di mana tubuh kekurangan cairan tanpa gejala yang jelas, hingga heat stress juga dapat memperparah risiko gangguan kardiovaskular selama perjalanan jauh.

Kelompok yang paling rentan, kata dia, adalah pengemudi, lansia, serta anak-anak. Pada pengemudi, kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

baca juga

“Jadi biasanya terjadi terutama karena dia adalah pengemudi atau dia adalah lansia dan pada anak-anak ini yang akan terkena dampaknya, menurunkan konsentrasi,” jelasnya.

Pada lansia kondisi seperti itu juga dapat memperparah penyakit yang sudah ada, seperti gangguan jantung maupun ginjal.

Sedangkan pada anak-anak, dampaknya bisa terlihat dari penurunan fokus hingga kelelahan ekstrem selama perjalanan.

Dicky mengingatkan, pemudik perlu lebih peka terhadap sinyal tubuh sekecil apa pun, termasuk rasa lelah berlebihan, pusing, atau nyeri ringan di dada yang sering dianggap sepele.

Menurutnya, kewaspadaan ini penting agar perjalanan mudik tetap aman, tidak hanya dari sisi lalu lintas, tetapi juga dari ancaman kesehatan yang datang tanpa disadari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026

Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:50 WIB

Berapa Isi Saldo E-Toll untuk Mudik ke Sumatra? Ini Daftar Lengkap Tarif Tol Terbarunya

Berapa Isi Saldo E-Toll untuk Mudik ke Sumatra? Ini Daftar Lengkap Tarif Tol Terbarunya

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:18 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB