- Sebanyak lima puluh ribu pemudik kereta api tinggalkan Jakarta pada H-1 Lebaran.
- Stasiun Pasar Senen jadi titik pemberangkatan tersibuk arus mudik tahun 2026.
- KAI catat 482.596 penumpang berangkat dari Jakarta selama periode angkutan Lebaran.
Suara.com - Antusiasme pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api pada H-1 Idulfitri 1447 Hijriah terpantau masih sangat tinggi. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mencatat sebanyak 50.636 penumpang berangkat meninggalkan ibu kota pada Jumat (20/3/2026).
Volume keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta ini menunjukkan geliat arus mudik yang masif menjelang hari raya. Dari total jumlah tersebut, Stasiun Pasar Senen tetap menjadi titik pemberangkatan tersibuk.
"Jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen mencapai 18.802 orang," ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya.
Kepadatan serupa juga terlihat di Stasiun Gambir, yang mencatatkan angka keberangkatan sebanyak 16.847 orang sehari sebelum Lebaran. Secara akumulatif, sejak dimulainya masa angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 20 Maret 2026, total pemudik yang bertolak dari wilayah Daop 1 Jakarta telah menyentuh angka 482.596 orang.
KAI Daop 1 Jakarta turut merilis daftar kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan favorit pemudik tahun ini. Untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, kereta primadona meliputi KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia.
Sementara itu, dari Stasiun Pasar Senen, KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo menjadi yang paling banyak dipesan.
Mengenai rute tujuan, wilayah Yogyakarta dan Surabaya masih menjadi magnet utama bagi para pemudik. Selain itu, kota-kota besar seperti Semarang, Purwokerto, Bandung, hingga Jember juga menunjukkan tren volume penumpang yang sangat tinggi.
Bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan arus balik, KAI menginformasikan bahwa tiket kereta api untuk periode hingga 1 April 2026 masih tersedia. Saat ini, tercatat ada sekitar 300 ribu kursi yang masih bisa dipesan oleh calon penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta.