- Presiden Prabowo Salat Idulfitri di Aceh sebagai wujud solidaritas korban bencana akhir tahun 2025.
- Pemerintah pusat menunjukkan perhatian luar biasa dan sedang merehabilitasi wilayah terdampak bencana di Sumatra.
- Muzani berharap momen Idulfitri memperkokoh persatuan bangsa Indonesia serta menjauhkan dari bencana.
Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut alasan Presiden Prabowo Subianto menjalankan ibadah salat Idulfitri 1447 Hijriah di Aceh ialah sebagai bentuk perhatian dan solidaritas terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor pada akhir 2025 lalu.
"Hari ini Presiden salat Id di Aceh itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatra yang pada bulan November terkena musibah. Dan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan ini sejak awal luar biasa,” kata Muzani di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026).
Menurut dia, tekad Prabowo untuk kembali membangun Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh menjadi provinsi yang kembali seperti sediakala juga sudah dilakukan dengan baik.
“Sekarang ini sedang dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Muzani.
Dia menyebut langkah Prabowo ini menunjukkan solidaritas kepada warga di Aceh yang masih tinggal di berbagai hunian sementara.
Pada kesempatan yang sama, Muzani menyampaikan harapan agar pada Idulfitri kali ini bentuk persaudaraan, persatuan, dan hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik dalam kehidupan berbangsa akan semakin kokoh.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga diharapkan bisa merasakan kenikmatan atas persatuan tersebut.
“Kami berharap dan berdoa, mudah-mudahan seluruh bangsa Indonesia dijauhkan dari malapetaka dan bahaya serta segala macam bencana lainnya, agar kita semua bisa membangun masa depan yang lebih baik," ucap Muzani.
Lebih lanjut, Muzani juga mengatakan masyarakat perlu terus mawas diri dan memperhatikan lingkungan, serta berbuat yang terbaik untuk saudara-saudara, sahabat-sahabat, dan semua orang, supaya menjadi orang yang berguna bagi kehidupan.