Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB
Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini
Benjamin Netanyahu
baca 10 detik
  • Netanyahu memperingatkan bahwa jangkauan rudal Iran kini menjadi ancaman nyata bagi keamanan Eropa.

  • Pemerintah Israel meluncurkan Operasi Epic Fury sebagai bentuk respons terhadap serangan di wilayah Arad.

  • Tokoh oposisi menuding kebijakan perang sengaja diperpanjang guna kepentingan mempertahankan kekuasaan politik domestik.

Netanyahu menganggap selamatnya nyawa penduduk di tengah hujan rudal tersebut sebagai sebuah mukjizat besar.

Pihak otoritas menegaskan bahwa setiap tindakan balasan yang mereka luncurkan selalu memiliki perhitungan yang sangat matang.

Israel merespons dengan kekuatan besar, tetapi tidak menargetkan warga sipil.

Pemerintah juga menghimbau agar seluruh masyarakat tetap berada dalam posisi waspada terhadap potensi serangan susulan.

Warga diminta untuk tidak meremehkan prosedur keselamatan dan selalu siap menuju ruang perlindungan bawah tanah.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich turut hadir di lokasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan sangat cepat.

Pihak kementerian berjanji akan memangkas semua prosedur administratif yang rumit demi mempercepat penyaluran dana bantuan.

Pemerintah menjamin setiap individu yang kehilangan tempat tinggal akan mendapatkan perhatian penuh secara finansial maupun logistik.

Di sisi lain Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar melayangkan protes keras terhadap pola serangan pihak lawan.

baca juga

Ia menyatakan bahwa tindakan sengaja menyasar area padat penduduk merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional yang berat.

Sa'ar melabeli peristiwa yang menimpa warga Arad tersebut sebagai sebuah tindakan kejahatan perang yang nyata.

Sementara itu Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan kesiapan pasukannya untuk terus melakukan operasi penekanan militer.

Katz menegaskan bahwa durasi pertempuran tidak akan terikat oleh penanggalan hari besar agama tertentu.

Presiden Isaac Herzog tetap menyuarakan optimisme bahwa ketegangan ini akan menemukan titik akhir dalam waktu dekat.

Namun ia mengingatkan bahwa proses menuju perdamaian memerlukan waktu yang tidak bisa didapatkan secara instan.

Di tengah situasi panas muncul kritik tajam dari tokoh oposisi Yair Golan terkait kebijakan internal pemerintah.

Golan menilai ada motif tertentu di balik keputusan untuk terus mengobarkan api peperangan di wilayah tersebut.

Ia menduga agenda pertahanan nasional telah bercampur dengan kepentingan untuk mempertahankan kedudukan di pemerintahan saat ini.

Perseteruan yang semakin tajam antara kedua negara ini terus menjadi pusat perhatian para pengamat internasional.

Dunia kini mencemaskan kemungkinan terjadinya benturan yang lebih masif jika jalur diplomasi tetap menemui jalan buntu.

Efek domino dari konflik ini diprediksi bisa mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan di kawasan Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB