Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
Benjamin Netanyahu Tuding Iran Membunuh Perempuan dan Anak-Anak (Instagram)
  • Netanyahu memicu kontroversi besar karena membandingkan kekuatan Yesus Kristus dengan kekejaman Genghis Khan.

  • Menlu Iran dan Pendeta Palestina mengecam keras pernyataan Netanyahu yang dianggap merendahkan moralitas.

  • Netanyahu mengklarifikasi bahwa ucapannya merujuk pada teori sejarah Will Durant tentang pertahanan peradaban.

Suara.com - Dunia internasional sedang gempar akibat pernyataan terbaru dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini.

Pemimpin Israel tersebut secara terbuka membandingkan figur Yesus Kristus dengan pendiri Kekaisaran Mongol yakni Genghis Khan.

Ucapan yang sangat kontroversial tersebut disampaikan Netanyahu saat melakukan pertemuan resmi dengan sejumlah awak media asing.

Dalam tayangan televisi tersebut ia memberikan perumpamaan mengenai kekuatan militer dan dominasi kekuasaan di panggung dunia.

Netanyahu mengklaim bahwa kebaikan tidak akan sanggup bertahan jika berhadapan dengan agresi yang sangat masif.

Netanyahu melontarkan kalimat yang dianggap sangat merendahkan nilai spiritualitas bagi jutaan umat manusia di seluruh dunia.

“Yesus Kristus tidak memiliki keunggulan dibanding Genghis Khan. Sebab, jika seseorang cukup kuat, cukup kejam, dan cukup berkuasa, maka kejahatan akan mengalahkan kebaikan. Agresi akan mengalahkan moderasi," katanya dalam acara tersebut.

Pernyataan ini langsung menjadi viral dan memicu perdebatan panas di berbagai platform media sosial internasional.

Banyak pihak menilai bahwa perbandingan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin negara yang memiliki pengaruh besar.

Terlebih lagi karena sosok Genghis Khan dikenal dalam sejarah sebagai pemimpin yang melakukan ekspansi dengan cara kekerasan.

Kritikan tajam datang dari Menteri Luar Negeri Iran yakni Abbas Araghchi yang segera merespons melalui akun pribadinya.

Araghchi menyoroti fakta bahwa selama ini Netanyahu sangat bergantung pada dukungan politik dari kaum Kristiani Amerika.

Diplomat senior Iran tersebut juga mengecam pujian yang tersirat dari Netanyahu terhadap rekam jejak Genghis Khan.

Ia menganggap pandangan tersebut mencerminkan posisi Netanyahu saat ini yang tengah menghadapi tuduhan sebagai penjahat perang.

Tokoh agama dari Bethlehem yakni Pendeta Lutheran Palestina Munther Isaac juga menyatakan kekecewaan yang sangat mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB