- Pesawat Air Canada Express menabrak kendaraan otoritas di Bandara LaGuardia Minggu malam, menyebabkan penutupan sementara bandara.
- Insiden melibatkan penerbangan dari Montreal dengan 76 orang di dalamnya; pesawat CRJ-900 melaju 39 km/jam saat tabrakan.
- FAA menghentikan semua penerbangan ke LaGuardia akibat darurat, memicu pembatalan dan pengalihan lalu lintas udara signifikan.
Suara.com - Bandara LaGuardia di New York City ditutup sementara setelah pesawat Air Canada menabrak kendaraan di landasan pacu.
Insiden terjadi saat penerbangan Air Canada Express 8646 dari Montreal mendarat pada Minggu malam waktu setempat.
Pihak kepolisian New York mengonfirmasi bahwa pesawat bertabrakan dengan kendaraan otoritas bandara.
Sementara dinas pemadam kebakaran menyatakan mereka merespons laporan insiden yang melibatkan pesawat dan kendaraan di runway empat.
Dalam pernyataan resminya, Air Canada menyebut pesawat tersebut membawa 72 penumpang dan 4 awak, meski jumlah ini masih menunggu konfirmasi. Insiden terjadi sekitar pukul 23.47 waktu setempat.
![Bandara LaGuardia di New York City ditutup sementara setelah pesawat Air Canada menabrak kendaraan di landasan pacu. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/03/23/52741-pesawat-air-kanada.jpg)
Data dari Flightradar24 menyebut pesawat jenis CRJ-900 itu melaju sekitar 39 km/jam saat menabrak kendaraan pemadam kebakaran bandara. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Jazz Aviation, mitra regional Air Canada.
Akibat kejadian ini, Federal Aviation Administration (FAA) langsung menghentikan seluruh penerbangan menuju LaGuardia.
“Penghentian dilakukan karena keadaan darurat dengan kemungkinan perpanjangan tinggi,” demikian pernyataan resmi FAA dilansir dari Aljazeera.
FAA juga mengindikasikan bandara bisa ditutup lebih lama tanpa memberikan rincian tambahan.
Sejumlah penerbangan yang hendak mendarat dialihkan ke bandara lain atau kembali ke bandara asal.
Otoritas manajemen darurat New York memperingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi gangguan besar.
“Perkirakan pembatalan, penutupan jalan, keterlambatan lalu lintas, dan kehadiran petugas darurat,” tulis mereka, seraya meminta warga menggunakan rute alternatif.
Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan bagian hidung pesawat mengalami kerusakan dan posisi pesawat sedikit terangkat. Namun, keaslian video tersebut belum dapat diverifikasi.
Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, sementara investigasi atas penyebab tabrakan masih berlangsung.
Kontributor: Azka Putra