Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:43 WIB
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
Kim Jong Un (KCNA)
baca 10 detik
  • Korea Utara mendukung Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran menggantikan mendiang ayahnya.

  • Pyongyang mengecam Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang merusak perdamaian dunia.

  • Kim Jong Un terus memperkuat armada lautnya dengan persenjataan nuklir strategis terbaru.

Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara resmi memberikan tanggapan terhadap perubahan kepemimpinan tertinggi yang terjadi di Iran baru-baru ini.

Langkah politik ini diambil setelah Mojtaba Khamenei ditetapkan sebagai pengganti ayahnya untuk memimpin negara Timur Tengah tersebut.

Transisi ini bermula dari peristiwa tewasnya Ayatollah Khamenei akibat serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.

Pyongyang menyatakan sikapnya untuk berdiri bersama Teheran dalam menentukan masa depan kepemimpinan nasional mereka secara mandiri.

Otoritas di bawah kepemimpinan Kim Jong Un tersebut menegaskan bahwa mereka sangat menghormati kedaulatan politik bangsa Iran.

Pernyataan dukungan ini juga dibarengi dengan kritik tajam yang diarahkan kepada blok Barat dan sekutunya.

Pihak kementerian luar negeri di Pyongyang melabeli tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai pemicu kekacauan besar.

"Kami menghormati hak dan pilihan rakyat Iran untuk memilih pemimpin tertinggi mereka," kata pejabat Kementerian Luar Negeri Pyongyang.

Kutipan tersebut menjadi penegas bahwa intervensi luar tidak akan mempengaruhi solidaritas diplomatik yang sudah terjalin.

baca juga

Negara tersebut menilai bahwa tindakan agresif di wilayah Iran merupakan ancaman serius bagi kestabilan komunitas global.

Lebih lanjut, pihak Korea Utara menuduh adanya upaya sistematis untuk merusak tatanan sosial di Iran.

"Amerika Serikat dan Israel menghancurkan fondasi perdamaian dan keamanan regional dan meningkatkan ketidakstabilan di seluruh dunia," tambahnya.

Intervensi yang terjadi dianggap telah melampaui batas norma internasional mengenai integritas teritorial sebuah negara berdaulat.

Tindakan militer tersebut dipandang sebagai usaha untuk meruntuhkan sistem pemerintahan yang sah di mata rakyat Iran.

Oleh karena itu, Pyongyang mengajak komunitas internasional untuk menolak segala bentuk pemaksaan kehendak politik melalui kekerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya

Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:31 WIB

Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak

Pertempuran Udara: Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanker AS di Langit Irak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:26 WIB

AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:00 WIB

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

×