Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
Serangan rudal Iran. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Iran mengeluarkan peringatan keras kepada negara tetangga agar tidak mendukung rencana operasi militer AS merebut pulau strategis Iran.
  • Ketua Parlemen Iran mengancam akan menyerang infrastruktur vital negara regional yang memfasilitasi provokasi AS.
  • Militer AS memobilisasi 2.000 tentara ke Teluk, diduga menargetkan Pulau Kharg dengan potensi respons serangan Iran.

Mohamed Vall dari Al Jazeera melaporkan bahwa masyarakat Iran sangat memantau penumpukan armada perang serta pasukan darat AS di ambang pintu negara mereka, dan “mereka tahu apa akibatnya”.

“Jadi saat ini, mereka jauh lebih yakin akan berlanjutnya perang ini daripada berakhirnya, dan mereka mengatakan sedang mempersiapkannya,” kata Vall.

Spekulasi kuat menyebutkan bahwa pendaratan amfibi AS tersebut menargetkan urat nadi ekonomi Teheran.

“Mereka juga menyadari bahwa AS mengincar Pulau Kharg ,” ujar Vall.

Vall menambahkan, ancaman Ketua Parlemen Iran sebelumnya diyakini dialamatkan secara spesifik kepada Uni Emirat Arab (UEA).

“Menurut beberapa orang yang menjelaskan apa yang dia katakan, dia merujuk pada Uni Emirat Arab, yang mungkin bekerja sama dengan AS dan mendorongnya untuk merebut Pulau Kharg,” kata dia.

“Selama beberapa hari terakhir, warga Iran mengatakan bahwa mereka yakin jika ini terjadi, hal itu akan sangat merusak negara tersebut, Uni Emirat Arab, dan juga pasukan AS,” katanya.

Secara taktis, pendaratan AS di pulau ekspor minyak tersebut dinilai sebagai langkah bunuh diri.

“Kharg adalah pulau kecil yang terbuka dan sangat dekat dengan daratan Iran. Mereka mengancam bahwa jika pasukan AS mendarat di sana, itulah yang ditunggu-tunggu oleh Iran dan itu akan sangat merugikan keselamatan pasukan AS,” kata dia.

baca juga

Tidak hanya bersiap mempertahankan Pulau Kharg, Teheran juga mengancam akan memperluas arena pertempuran hingga ke Laut Merah.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, pada Rabu mengutip sumber militer anonim yang menegaskan bahwa Iran siap membuka front baru jika agresi militer benar-benar menyentuh "pulau-pulau Iran atau di tempat lain di wilayah kami".

Sumber tersebut mengeklaim bahwa Iran memiliki kapasitas penuh untuk menciptakan "ancaman yang kredibel" di Selat Bab al-Mandeb yang membentang antara Yaman dan Djibouti.

Di tengah genderang perang yang makin kencang, upaya diplomasi masih berjalan tertatih di belakang layar.

Walau Teheran menampik adanya perundingan langsung dengan AS, para mediator kawasan terus bekerja menyampaikan pesan antara kedua belah pihak.

AS telah mengajukan proposal damai 15 poin, sementara seorang pejabat Iran yang dikutip media lokal menyebut Teheran juga telah merumuskan lima syarat mutlak sebagai harga untuk menghentikan permusuhan.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:50 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×