Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Bernadette Sariyem

Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
Suami istri, Zikri Abdul Rahman (65) dan Suraya Man (53) ditemukan tewas dengan kepala terpisah di rumahnya, Kampung Belau, Merbok, Kedah, Malaysia, Kamis (26/3/2026). [hmetro.com]
baca 10 detik
  • Peristiwa tragis penemuan tiga jenazah mengenaskan terjadi di Kampung Belau, Kedah, Malaysia pada Kamis, 26 Maret 2026.
  • Korban adalah pasangan lansia dan anak mereka yang ditemukan tewas dengan kondisi terpisah dan upaya penghilangan bukti di TKP.
  • Dugaan awal mengarah pada sang anak yang memiliki riwayat gangguan mental, kini kasus diselidiki berdasarkan Pasal 302 KUHP.

Yang lebih memilukan, kondisi kedua jenazah tersebut sudah tidak sempurna. Kepala kedua korban ditemukan terpisah dari badan mereka, dan terdapat tanda-tanda bahwa bagian tubuh lainnya juga sempat dipotong dalam upaya untuk melenyapkan bukti.

"Kami harus mendobrak masuk dan menemukan dua mayat, suami dan istri, terbungkus dan ditutupi dengan permadani dan pakaian, di area dapur rumah," lanjutnya.

Selain kedua jenazah di dapur, polisi melakukan penyisiran ke lantai atas dan menemukan jenazah Muhammad Shakir Zufayri di salah satu kamar.

Berbeda dengan orang tuanya, pemuda berusia 29 tahun itu ditemukan dengan luka di bagian leher.

Jejak Upaya Penghilangan Bukti

Penyelidikan awal menunjukkan adanya upaya sistematis untuk membersihkan tempat kejadian perkara (TKP).

Meskipun terdapat percikan darah di ruang tamu, polisi menemukan tanda-tanda bahwa pelaku sempat mencoba untuk mengelap dan membersihkan sisa-sisa darah tersebut sebelum akhirnya ditemukan oleh warga.

"Terdapat bercak darah di area ruang tamu dan bahkan ada tanda-tanda upaya untuk membuang mayat karena ada bekas-bekas di ruang tamu yang telah dibersihkan," jelas Hanyan Ramlan.

Berdasarkan tingkat pembengkakan dan aroma yang dikeluarkan, polisi memperkirakan pasangan suami istri tersebut telah meninggal dunia lebih dari 48 jam.

baca juga

Namun, kondisi jenazah sang anak terlihat lebih "baru" dibandingkan kedua orang tuanya, yang memunculkan dugaan adanya rentang waktu kematian yang berbeda di antara para korban.

Hanyan menjelaskan kondisi tersebut secara mendalam. "Selain itu, jenazah suami dan istri tersebut terpisah, dengan kepala dan tubuh keduanya mulai membusuk, sementara jenazah lainnya masih segar. Ditambah lagi, ada jenazah yang telah dipotong-potong dalam proses pembuangan, termasuk kedua kepala yang terpenggal sementara tubuh lainnya menunjukkan tanda-tanda pemotongan," katanya.

Polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam yang dikumpulkan dalam sebuah wadah di dekat jenazah ketiga (sang anak).

Hal ini memperkuat dugaan bahwa insiden ini melibatkan tindakan kekerasan yang terencana atau serangan brutal yang terjadi di dalam rumah tersebut.

Dugaan Motif dan Latar Belakang Pelaku

Hingga saat ini, penyelidikan mengarah pada dugaan bahwa pelaku pembunuhan ini adalah sang anak sendiri, yang kemudian mengakhiri hidupnya setelah melakukan aksi keji tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh polisi, Muhammad Shakir Zufayri diketahui memiliki riwayat gangguan mental beberapa tahun silam.

"Informasi yang diperoleh menyatakan bahwa pria berusia 29 tahun itu pernah mengalami gangguan mental pada tahun 2018 hingga 2019, tetapi tidak pernah mengganggu masyarakat sekitar," kata Hanyan.

Tragedi ini menjadi semakin memilukan karena salah satu anak korban lainnya, yang bertugas sebagai anggota tentara, baru saja meninggalkan rumah tersebut pada hari Senin untuk kembali bertugas di Johor setelah menghabiskan waktu libur Idul Fitri bersama keluarganya.

"Anak perempuan korban lainnya, yang bekerja sebagai tentara, baru saja kembali ke rumahnya di Johor, Senin lalu, setelah pulang kampung untuk merayakan lebaran di sana," tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah memanggil lima orang saksi untuk dimintai keterangan guna melengkapi berkas penyelidikan.

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Hospital Sultanah Bahiyah (HSB) di Alor Setar untuk menjalani proses autopsi.

Kasus ini secara resmi diselidiki di bawah Seksyen 302 Kanun Keseksaan Malaysia atas dugaan pembunuhan.

"Semua jenazah telah dikirim ke Rumah Sakit Sultanah Bahiyah (HSB) di Alor Setar untuk otopsi dan kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 302 KUHP," pungkas Hanyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:07 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×