Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

Arif Budi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:07 WIB
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim (Instagram)
  • Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan Iran mengizinkan kapal tanker minyak Malaysia melintasi Selat Hormuz.
  • Anwar berterima kasih kepada Presiden Iran atas kerja sama ini dan sedang mengupayakan pembebasan kapal tanker tertahan.
  • Malaysia akan menerapkan penghematan energi karena masih mengimpor 70% minyak mentah dari kawasan Teluk.

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengumumkan sebuah terobosan diplomatik yang signifikan di tengah krisis energi global.

Ia menyatakan bahwa Iran telah mengizinkan kapal-kapal tanker minyak milik negaranya untuk melintasi Selat Hormuz yang saat ini tengah bergejolak.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi nasional pada Kamis (26/3/2026), Anwar secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian atas kerja sama tersebut.

"Kami sedang dalam proses mengupayakan pembebasan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar dikutip Al Jazeera.

Meski tidak merinci jumlah kapal atau syarat spesifik dari izin pelayaran tersebut, langkah ini menjadi sangat vital.

Selat Hormuz yang secara efektif telah ditutup oleh Iran, biasanya menjadi rute bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Anwar menegaskan bahwa negaranya berada dalam posisi yang jauh lebih baik dibandingkan banyak negara lain, sebagian besar berkat kapasitas perusahaan energi milik negara, Petronas.

Kendati demikian, ia mengakui Malaysia tidak sepenuhnya kebal dari dampak krisis, mengingat negara itu masih mengimpor hampir 70 persen minyak mentahnya dari kawasan Teluk.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Malaysia akan menerapkan kebijakan penghematan bahan bakar, termasuk mengurangi kuota bensin bersubsidi dan memberlakukan kerja dari rumah bagi pegawai negeri.

"Pasokan pangan terdampak, harga-harga pasti akan naik. Begitu juga pupuk, serta tentu saja minyak dan gas," ujar Anwar.

"Karena itu ada langkah-langkah yang perlu kami ambil. Ada negara yang dampaknya jauh lebih parah dari kami, tetapi bukan berarti kami sepenuhnya terhindar," tambahnya lagi.

Secara resmi, Iran menyatakan selat tersebut tetap terbuka bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat atau Israel.

Namun di lapangan, Teheran menegaskan haknya untuk mengontrol jalur air tersebut dan bahkan dilaporkan sedang mendorong RUU untuk menerapkan sistem tarif.

Laporan lain menyebut otoritas Iran meminta bayaran hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp34 miliar) per kapal untuk jaminan keamanan.

Data dari perusahaan intelijen maritim Windward menunjukkan betapa drastisnya penurunan lalu lintas di selat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

15 Butir Rencana Damai Trump: Apa Saja Isinya dan Mengapa Iran Menolak?

15 Butir Rencana Damai Trump: Apa Saja Isinya dan Mengapa Iran Menolak?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:26 WIB

Heboh Ribuan Burung Gagak Terbang di Langit Tel Aviv, Benarkah Tanda Kiamat?

Heboh Ribuan Burung Gagak Terbang di Langit Tel Aviv, Benarkah Tanda Kiamat?

Video | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:17 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB

Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran

Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:01 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:26 WIB

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB