Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB
Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi
Rudal Iran
baca 10 detik
  • PBB melakukan diplomasi telepon dengan Iran guna mengatasi hambatan pengiriman di Selat Hormuz.

  • Blokade de facto di Selat Hormuz memicu lonjakan harga BBM di pasar internasional.

  • IMO menegaskan deeskalasi lebih efektif dibandingkan pengiriman kapal perang untuk mengamankan jalur pelayaran.

Merespons tindakan tersebut, militer Iran melakukan aksi balasan terhadap kedaulatan wilayah Israel dan markas pertahanan milik Amerika Serikat.

Konfrontasi langsung ini menyebabkan situasi keamanan di Timur Tengah berubah menjadi palagan yang sangat tidak menentu bagi semua pihak.

Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi

Ketegangan yang terus meruncing di tanah Iran berujung pada terjadinya blokade secara de facto terhadap jalur pelayaran Selat Hormuz.

Wilayah perairan ini merupakan nadi utama bagi distribusi minyak mentah serta gas alam cair yang berasal dari negara-negara Teluk.

Tersumbatnya jalur ini otomatis mengganggu aliran pasokan energi menuju pasar global yang sangat bergantung pada produksi kawasan tersebut.

Data menunjukkan bahwa tingkat ekspor minyak dunia mengalami penurunan drastis akibat gangguan pada stabilitas keamanan di jalur navigasi tersebut.

Fenomena ini berdampak langsung pada kenaikan harga bahan bakar di berbagai belahan dunia yang memicu inflasi di banyak negara.

Kritik Terhadap Opsi Militer di Perairan

baca juga

Di sisi lain, Organisasi Maritim Internasional atau IMO memberikan pandangan kritis terhadap rencana penggunaan kekuatan bersenjata untuk pengamanan.

Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, berpendapat bahwa pengerahan armada perang bukan merupakan solusi yang bersifat permanen atau jangka panjang.

Sebelumnya, Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat telah mengajak koalisi internasional termasuk China dan Inggris untuk mengirimkan kapal perang.

Namun, Dominguez menggarisbawahi bahwa kehadiran militer tidak lantas menghapus ancaman teknologi persenjataan modern yang digunakan dalam konflik ini.

"Pembentukan gugus tugas militer untuk menjaga keamanan kapal komersial tidak dapat menjadi solusi jangka panjang. Terlebih lagi, hal itu tidak akan menghilangkan semua risiko, karena kapal masih dapat diserang oleh drone atau rudal," kata Dominguez kepada surat kabar Repubblica.

Misi Penyelamatan Ribuan Pelaut yang Terjebak

Masalah krusial yang harus segera diselesaikan adalah penurunan ketegangan di lapangan untuk mengembalikan fungsi normal jalur perdagangan maritim.

Menurut Dominguez, deeskalasi adalah satu-satunya pintu masuk menuju penghentian konflik yang sudah sangat merugikan banyak sektor ini.

"Ini adalah satu-satunya cara untuk memulihkan jalur pelayaran bebas dan mengakhiri kerusakan lain lagi," imbuhnya dalam sebuah pernyataan resmi.

Kepala IMO tersebut merencanakan agenda negosiasi mendesak dengan Iran beserta negara tetangga di Teluk untuk membahas teknis navigasi.

Salah satu poin utama yang akan dibahas adalah pembentukan koridor evakuasi khusus bagi kapal-kapal sipil yang kini tidak bisa bergerak.

Tragedi Kemanusiaan di Atas Kapal Komersial

Krisis ini bukan sekadar angka ekonomi, namun juga melibatkan nasib puluhan ribu nyawa manusia yang bekerja di sektor maritim.

Estimasi data menunjukkan bahwa terdapat sekitar 20.000 pelaut yang kini terdampar di atas kapal-kapal yang terjebak di area Teluk Persia.

Para kru kapal ini berada dalam kondisi penuh ketidakpastian di tengah blokade militer yang menutup akses keluar dan masuk perairan tersebut.

Kerugian sipil dan ekonomi yang masif ini kembali mengingatkan pada serangan tanggal 28 Februari yang menjadi pemicu awal rentetan peristiwa ini.

Dunia kini menanti hasil nyata dari langkah-langkah diplomasi yang sedang ditempuh oleh PBB maupun organisasi internasional lainnya secara kolektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan

Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 07:21 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

×