Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
Jeepney. (shutterstock)
baca 10 detik
  • Pekerja transportasi Manila mogok massal menuntut penurunan harga BBM akibat krisis energi nasional.

  • Sopir Filipina mengeluhkan bantuan tunai yang macet di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.

  • Presiden Ferdinand Marcos menetapkan status darurat energi nasional demi menjaga stabilitas pasokan bahan bakar.

Suara.com - Ibu kota Filipina kini tengah menghadapi gelombang protes besar dari ratusan pekerja sektor transportasi.

Aksi mogok massal ini pecah di Manila pada Kamis (26/3/2026) sebagai bentuk kemarahan atas harga minyak.

Kondisi ekonomi di negara tetangga tersebut kian terhimpit sejak pecahnya konflik di wilayah Iran.

Tercatat bahwa harga bensin dan solar melonjak hingga lebih dari dua kali lipat sejak akhir Februari.

Seorang sopir senior di Manila mengungkapkan betapa sulitnya bertahan hidup di tengah situasi yang kian mencekam.

Ia mengaku kesulitan memberi makan lima anaknya karena bantuan dari pemerintah belum juga ia terima.

Di tengah aksi protes yang memanas, sebuah kapal pengangkut minyak mentah dari Rusia justru baru tiba.

Kapal tersebut membawa muatan sebanyak 700.000 barel minyak guna mencoba menstabilkan pasokan energi di dalam negeri.

Presiden Ferdinand Marcos terus berupaya mencari alternatif sumber energi baru demi mengurangi ketergantungan impor luar negeri.

baca juga

Selama ini, sebanyak 98 persen kebutuhan energi Filipina sangat bergantung pada jalur Selat Hormuz yang rawan.

Koalisi transportasi yang menggerakkan aksi ini membawa sejumlah poin tuntutan yang sangat krusial bagi mereka.

Mereka meminta pemerintah segera menghapus pajak bahan bakar dan melakukan intervensi terhadap harga minyak di pasar.

Selain itu, para pengunjuk rasa menuntut penghentian deregulasi serta pemberlakuan kontrol ketat dari pihak negara.

Kenaikan tarif transportasi serta upah yang lebih layak juga menjadi agenda utama dalam demonstrasi tersebut.

Massa yang berkumpul sejak Kamis pagi terlihat membawa berbagai poster protes di beberapa titik ibu kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas

Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:18 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×