Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
Rudal Iran (Kantor Berita Iran)
baca 10 detik
  • Serangan Amerika-Israel di Bandar Khamir menewaskan lima warga dan melukai empat orang lainnya.

  • Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke pabrik aluminium di Bahrain dan Uni Emirat Arab.

  • Konflik berkepanjangan ini telah merenggut hampir 2.000 nyawa sejak akhir Februari tahun 2026.

Suara.com - Ketegangan bersenjata antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel kembali mencapai titik didih pada Minggu, 29 Maret 2026.

Operasi militer gabungan yang diluncurkan Washington dan Tel Aviv dilaporkan menyasar wilayah strategis di pesisir Iran.

Kota pelabuhan Bandar Khamir yang berlokasi dekat Selat Hormuz menjadi sasaran utama dalam serangan udara tersebut.

Wilayah ini memang dikenal sebagai titik panas yang memicu gesekan militer selama satu bulan belakangan.

Laporan resmi dari Islamic Republic News Agency (IRNA) mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat peristiwa tragis ini.

Eskalasi Serangan di Pelabuhan Bandar Khamir

Berdasarkan data pemerintah setempat, gempuran tersebut menyebabkan lima orang kehilangan nyawa di lokasi kejadian.

Media pemerintah Iran menyebut tindakan ini sebagai aksi kriminal yang menargetkan infrastruktur vital di dermaga.

"Musuh Amerika-Zionis melakukan serangan kriminal di dermaga Bandar Khamir, menewaskan lima orang dan melukai empat lainnya," bunyi laporan IRNA seperti dikutip AFP.

baca juga

Selain di wilayah pelabuhan, dentuman keras juga mengguncang pusat pemerintahan Iran di Teheran pada hari yang sama.

Sejumlah saksi mata melaporkan kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi dari sisi timur laut ibu kota.

Ledakan Beruntun Mengguncang Ibu Kota Teheran

Meskipun asap terlihat jelas di ufuk utara Teheran, otoritas terkait belum merinci objek spesifik yang menjadi target.

Rangkaian ledakan dilaporkan terjadi secara sporadis mulai dari Sabtu malam hingga memasuki waktu dini hari Minggu.

Gempuran udara tersebut tidak hanya menyasar instalasi militer, namun juga berdampak pada zona pemukiman warga sipil.

Sejak aksi saling serang pecah pada akhir Februari lalu, jumlah korban jiwa di pihak Iran terus meningkat tajam.

Tercatat hampir 2.000 orang telah gugur akibat bombardir yang dilakukan pihak koalisi dalam sebulan terakhir.

Respons Militer Pasukan Garda Revolusi Iran

Menanggapi agresi tersebut, Pasukan Garda Revolusi Iran atau IRGC segera melancarkan operasi balasan yang masif.

Teheran mengirimkan kawanan drone dan rudal berpemandu ke arah Bahrain serta Uni Emirat Arab (UEA).

Fokus utama dari serangan balasan ini adalah fasilitas industri aluminium yang dianggap menyokong kepentingan militer lawan.

Iran berdalih bahwa dua negara Teluk tersebut memberikan ruang bagi militer Amerika Serikat untuk menyerang mereka.

Sejak Februari, negara-negara di kawasan Teluk memang kerap menjadi sasaran proyektil Iran sebagai bentuk peringatan keras.

Dampak Serangan Rudal di Fasilitas Aluminium

Dalam pidato resminya, IRGC menyatakan telah berhasil menghantam pabrik utama milik Aluminium Bahrain dan fasilitas di UEA.

Mereka menyebut lokasi-lokasi industri tersebut memiliki keterkaitan erat dengan sektor kedirgantaraan serta pangkalan militer Amerika Serikat.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas rusaknya infrastruktur industri di Iran akibat serangan yang bermuara dari pangkalan Teluk.

Pihak Aluminium Bahrain atau Alba membenarkan adanya insiden ledakan yang melukai dua orang karyawan mereka.

Meskipun luka yang diderita staf tergolong ringan, perusahaan raksasa ini masih melakukan audit terhadap kerusakan operasional.

Kerusakan Signifikan di Industri Uni Emirat Arab

Kondisi serupa dialami oleh Emirates Global Aluminium yang beroperasi di wilayah Abu Dhabi pada hari Sabtu.

Perusahaan tersebut melaporkan adanya kerusakan fisik yang cukup parah pada salah satu unit fasilitas produksinya.

Selain kerugian materil, sebanyak enam orang pekerja dikabarkan mengalami luka-luka akibat hantaman proyektil Iran tersebut.

Teheran sebelumnya telah mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara Arab agar tidak memfasilitasi serangan Amerika.

Namun, keterlibatan aktif pangkalan asing membuat Iran merasa berhak memperluas zona pertempuran ke negara-negara tetangga.

Ketegangan ini diperkirakan akan terus berlanjut mengingat operasi militer gabungan kini telah memasuki bulan kedua yang penuh gejolak.

Dunia internasional kini menaruh perhatian besar pada Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi energi paling vital di bumi.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda gencatan senjata dari kedua belah pihak yang bertikai di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Terkini

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

×