Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB
Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global
Masoud Pezeshkian (Antara)
baca 10 detik
  • Presiden Iran menegaskan negaranya tidak pernah memulai perang meskipun menghadapi agresi Amerika Serikat.

  • Pezeshkian mengkritik sanksi ekonomi dan intervensi militer AS yang merugikan kesejahteraan rakyat sipil.

  • Pemimpin Iran mengajak warga dunia mengutamakan jalur diplomasi daripada konfrontasi militer yang merusak.

Suara.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian baru-baru ini mengirimkan pesan mendalam yang ditujukan kepada masyarakat Amerika Serikat.

Melalui platform media sosial X, pemimpin Teheran tersebut menguraikan posisi negaranya dalam konstelasi politik global saat ini.

Pezeshkian menekankan bahwa sebagai salah satu peradaban tertua, Iran tidak memiliki catatan memulai konflik bersenjata modern.

Negara ini secara konsisten menghindari praktik kolonialisme maupun upaya dominasi terhadap bangsa-bangsa di wilayah sekitarnya.

Meskipun memiliki kekuatan pertahanan yang mumpuni, Iran tetap memegang prinsip non-agresi terhadap semua negara tetangganya.

Prinsip Damai dan Penolakan Agresi

"Dan meskipun memiliki keunggulan militer atas banyak negara tetangganya, Iran tidak pernah memulai perang. Namun, Iran dengan tegas dan berani telah menolak mereka yang menyerangnya," tulis Pezeshkian dalam unggahan di X pada Rabu (1/4).

Pernyataan ini menegaskan bahwa sikap defensif Iran adalah bentuk perlindungan diri yang sah menurut hukum internasional.

Beliau menjelaskan bahwa rakyat Iran tidak menyimpan kebencian terhadap warga Amerika, Eropa, maupun masyarakat di jazirah Arab.

baca juga

Sangat penting untuk memahami perbedaan mendasar antara sikap politik pemerintah sebuah negara dengan aspirasi rakyatnya sendiri.

Pezeshkian meyakini bahwa label "ancaman" yang disematkan pada Iran adalah sebuah narasi palsu yang dipaksakan pihak tertentu.

Rekayasa Ancaman Demi Kepentingan Ekonomi

"Ini adalah prinsip yang mengakar kuat dalam budaya dan kesadaran kolektif Iran, bukan sikap politik sementara. Oleh karena itu, menggambarkan Iran sebagai ancaman tidak sesuai dengan realitas sejarah maupun fakta yang dapat diamati saat ini," tulis Pezeshkian.

Label negatif tersebut dianggap sebagai alat politik untuk melegalkan tekanan ekonomi serta mempertahankan kontrol militer di wilayah strategis.

Ia menyoroti bagaimana Amerika Serikat membangun banyak basis militer di sekeliling wilayah Iran tanpa alasan yang mendasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

Terkini

Jalan Merdeka Utara Jadi Lautan Merah, Ribuan Warga Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

Jalan Merdeka Utara Jadi Lautan Merah, Ribuan Warga Antusias Rayakan HUT ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh

Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?

Katanya Sudah Merdeka, Tapi Kenapa Ibu Rumah Tangga Sulit Berinvestasi?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:30 WIB

5 Shade Cushion untuk Kulit Olive Undertone Indonesia agar Tidak Kelihatan Abu-abu

5 Shade Cushion untuk Kulit Olive Undertone Indonesia agar Tidak Kelihatan Abu-abu

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20

Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB

×