- Presiden Donald Trump menyatakan militer AS hampir menyelesaikan target strategis dalam Operasi Epic Fury di Iran pada Rabu.
- Konflik sejak 28 Februari menyebabkan 1.340 kematian di Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta 13 personel militer AS.
- AS mengancam menghancurkan infrastruktur energi Iran dan mendesak negara lain mengamankan Selat Hormuz jika negosiasi menemui kegagalan.
Terkait keamanan jalur pelayaran global, Trump mendesak negara-negara lain untuk ikut menjaga Selat Hormuz atau beralih membeli minyak dari AS. Ia bahkan menyarankan negara-negara yang kesulitan energi untuk "mengumpulkan keberanian" dan "merebut" kendali di selat tersebut.
"Bagian tersulit telah selesai. Ketika konflik berakhir, selat itu akan terbuka dengan sendirinya," pungkas Trump. (Antara/Anadolu)