- Mantan Wapres Jusuf Kalla memperingatkan potensi krisis nasional dan chaos di Indonesia pada Juli hingga Agustus 2026 mendatang.
- Krisis dipicu tekanan fiskal akibat defisit anggaran yang besar, beban utang masa lalu, serta konflik geopolitik global yang meningkat.
- Dampak defisit anggaran berisiko melumpuhkan pelayanan publik di daerah, memicu gejolak sosial, dan menghambat stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam diskusi tersebut, Said Didu juga mengungkap adanya pertemuan tertutup selama tiga jam antara ia dengan JK dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu.
Pertemuan tersebut menurutnya sempat memunculkan kecurigaan dari pihak Istana terkait kemungkinan manuver politik.
Namun, Said Didu menegaskan pertemuan itu justru bertujuan menjaga stabilitas pemerintahan.
Ia bahkan menyebut JK menitipkan sembilan pesan strategis yang tidak boleh dibuka ke publik.
"Ssst, jangan dibuka ke publik demi stabilitas agar Prabowo tetap tenang untuk mengambil keputusan tepat," kata Said Didu menirukan pesan JK.