-
Anwar Ibrahim berhasil membebaskan tujuh kapal tanker Malaysia yang sempat tertahan di Iran.
-
Diplomasi telepon langsung kepada Presiden Iran menjadi kunci kelancaran pasokan minyak nasional.
-
Hubungan baik dengan Iran membuktikan kedaulatan politik luar negeri Malaysia tetap terjaga.
Meski operasional kapal sudah kembali normal namun dinamika pasar global tetap memengaruhi biaya logistik energi nasional.
Anwar tidak menampik bahwa beban asuransi dan ongkos kirim komoditas minyak mentah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Pihak oposisi terus memberikan sorotan tajam mengenai fluktuasi harga bahan bakar minyak di tingkat pengecer dalam negeri.
Namun Anwar mengingatkan bahwa ketersediaan barang jauh lebih krusial dibandingkan dengan krisis kelangkaan yang melanda negara lain.
Kesuksesan ini diklaim Anwar sebagai hasil dari kekompakan jajaran kabinet dalam menjaga kedaulatan dan prinsip negara.
Tidak semua kepala pemerintahan memiliki akses komunikasi langsung yang sangat cair dengan pemimpin negara-negara di Timur Tengah.
Presiden Iran bahkan memberikan jaminan keamanan secara personal dengan memanggil Anwar menggunakan sebutan saudara akrab.
Anwar menutup penjelasannya dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung arah kebijakan luar negeri yang berdaulat.