- Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menjelaskan alokasi anggaran Rp25 miliar digunakan merenovasi kompleks rumah dinas dan fasilitas pendukung lainnya.
- Renovasi dilakukan karena fasilitas di kompleks tersebut sudah tidak layak dan sudah sepuluh tahun tidak pernah ditempati.
- Rudy memutuskan menempati rumah tersebut agar kegiatan pemerintahan menjadi lebih efektif, efisien, serta menekan biaya pengeluaran operasional tambahan.
Untuk diketahui, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, kembali menyita perhatian terkait anggaran rumah jabatan bersama wakilnya yang menelan Rp25 miliar.
Sebelumnya, Rudy Mas’ud menuai sorotan perihal mobil dinasnya senilai Rp8,5 miliar. Pengadaan kendaraan dinas itu menjadi polemik lantaran terjadi di tengah efisiensi pemerintah.
Meski belakangan dibatalkan, kini sang gubernur kembali disorot terkait alokasi anggaran penunjang fasilitas kerja dan renovasi rumah jabatan yang mencapai total Rp25 miliar.
Rudy Mas’ud memberikan tanggapan soal anggaran yang mencakup berbagai keperluan penunjang kenyamanan di lingkungan kantor gubernur.
Ia menjelaskan, kondisi rumah jabatan saat ini memang memerlukan banyak perbaikan karena sudah lama tidak difungsikan.