Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB
Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah
Ilustrasi kebakaran hutan (Freepik/freepik)

Suara.com - Pemanasan global telah mengubah kondisi cuaca menjadi lebih kering. Hal ini menyebabkan lahan dan vegetasi menjadi lebih mudah terbakar.

Studi terbaru yang dipimpin oleh tim peneliti dari University of Gothenburg mengungkapkan bahwa perubahan iklim secara signifikan memperluas wilayah terdampak kebakaran hutan dan memperpanjang durasi musimnya.

Perubahan ini meningkatkan kerentanan ribuan spesies, termasuk tumbuhan, hewan, dan jamur, terhadap risiko kepunahan di masa depan.

Peningkatan Suhu Global

Dikutip dari Phys.org, berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Nature Climate Change, kebakaran hutan kini berpotensi terjadi di wilayah yang lebih dekat ke kutub dibandingkan periode-periode sebelumnya. Dalam skenario emisi menengah hingga akhir abad ini, beberapa wilayah diperkirakan akan mengalami musim kebakaran yang berlangsung dua kali lebih lama dari durasi saat ini.

Peneliti utama studi tersebut, Xiaoye Yang, menyatakan bahwa hampir 84% spesies yang rentan terhadap api akan menghadapi risiko yang lebih tinggi.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kebakaran hutan menimbulkan ancaman yang semakin besar terhadap keanekaragaman hayati. Kami menemukan bahwa hampir 84% spesies yang rentan terhadap kebakaran hutan akan menghadapi risiko yang lebih tinggi pada akhir abad ini," kata Xiaoye Yang.

Pemodelan Iklim dan Prediksi Risiko Spesies

Untuk mencapai kesimpulan ini, tim peneliti, termasuk pakar dari Chalmers University of Technology menggabungkan 13 model iklim dengan metode machine learning. Hal ini digunakan dengan tujuan untuk memprediksi perubahan luas area yang terbakar serta durasi musim kebakaran hingga akhir abad ini.

Data ini kemudian digunakan untuk menilai bagaimana perubahan yang terjadi dapat memengaruhi risiko terhadap spesies di seluruh dunia yang dikorelasikan dengan Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature). Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 9.592 spesies yang kelangsungan hidupnya saat ini terancam oleh peningkatan frekuensi dan intensitas keparahan kebakaran hutan.

Xiaoye Yang mengatakan bahwa spesies dengan wilayah jelajah kecil diidentifikasi sebagai kelompok yang paling rentan, dengan konsentrasi risiko tertinggi berada di Amerika Selatan, Asia Selatan, dan Australia. Frekuensi kebakaran hutan yang terus meningkat akan mendorong beberapa di antaranya untuk mendekati kepunahan.

Variasi Regional dan Skenario Pemanasan Global

Berdasarkan berbagai skenario pemanasan global, dalam skenario moderat IPCC yang memproyeksikan kenaikan suhu sekitar 2,7 derajat Celsius dari tingkat pra-industri, menunjukkan beberapa data penting, yakni:

  • Luas wilayah global yang terdampak kebakaran hutan diperkirakan meningkat sebesar 9,3%.
  • Durasi musim kebakaran berisiko memanjang hingga 22,8%.
  • Hampir 84% spesies yang rentan terhadap kebakaran akan menghadapi peningkatan risiko.

Meskipun risiko meningkat secara global, studi ini menyoroti bahwa terdapat perbedaan regional yang cukup signifikan. Beberapa wilayah di Afrika justru diprediksi akan mengalami pengurangan area terbakar akibat kondisi iklim karena diperkirakan akan menjadi lebih basah di masa depan.

Peran Pengendalian Emisi dalam Konservasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

Waspada Kemarau Panjang 2026, DPR RI Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi Cegah Karhutla

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:09 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB