- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan ambisi mencaplok wilayah Greenland sebagai bagian dari kepentingan strategis negaranya.
- Trump mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap NATO karena tidak memberikan dukungan militer bagi Amerika Serikat dalam konflik di Iran.
- Ketegangan tersebut memicu spekulasi bahwa Amerika Serikat mempertimbangkan penarikan diri dari NATO serta upaya invasi terhadap wilayah Greenland.
Pekan lalu, Trump sempat melontarkan ide tersebut, yang kemudian diperparah oleh pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang memperingatkan bahwa aliansi tersebut berisiko menjadi “bukan pengaturan yang sangat bagus” bagi Washington.