Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 09 April 2026 | 06:05 WIB
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
Mangrove Seruni di Kabupaten Lombok Timur, Rabu (18/4/2026). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
baca 10 detik
  • Masyarakat pesisir Lombok Timur berkomitmen memulihkan ekosistem mangrove guna mencegah banjir rob.
  • Pemerintah desa menerbitkan aturan perlindungan mangrove dan membentuk kelompok pengawas untuk mencegah penebangan liar.
  • Program rehabilitasi melalui teknik guludan telah berhasil menanam puluhan ribu pohon mangrove.

Suara.com - Salah satu desa di pesisir Kabupaten Lombok Timur, NTB, kini bersiap menyambut wajah baru. Masyarakat di sana kekinian mulai menunjukkan komitmen nyata dalam memulihkan ekosistem mangrove yang sempat terancam, demi menjaga keseimbangan alam dan ruang hidup mereka.

Sekretaris Desa setempat, Bambang Nurdiansyah, mengatakan masyarkat sudah mulai sadar salah satu penyebab banjir rob karena adanya ekosistem yang rusak.

Masyarkat kata Bambang, juga sudah mulai berkomitemen menjaga lingkungan setelah mendapat edukasi dan pendampingan dari Wahan Visi Indonesia (WVI) sejak Mei 2024.

"Dengan adanya edukasi dari teman-teman Wahana Visi, barulah ada kesadaran 'oh ternyata dampak dari kakek buyut kita yang (dulunya) punya kerjaan tebang akhirnya kita yang kena'," ujar Bamang usai meresmikan wisata Mangrove Seruni di Kabupaten Lombok Timur, Rabu (8/4/2026).

"Di situ kita berpikir jangan sampai besok anak cucu kita yang kena. Kita investasi sekarang mulai penanaman (mangrove) kita dukung," katanya menambahkan.

Bambang menuturkan yang terpenting kekinian pola pikir warganya sudah mulai berubah dan lebih peduli dengan lingkungan.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan sebelum WVI masuk ke desa, warga setempat masih kerap melakukan penebangan mangrove.

Program WVI di Kabupaten Lombok Timur, NTB. (Suara.com/Ist)
Program WVI di Kabupaten Lombok Timur, NTB. (Suara.com/Ist)

"Setelah ada kegiatan (bersama WVI) ini, terus kita sudah SK-kan area restorasi mangrove dan pengembangan ekowisata ada Perdes-nya," kata dia.

Untuk mencegah adanya masyarkat bandel, pemerintah desa setempat juga telah membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).

baca juga

Setiap hari, khususnya pada sore mereka bergantian patorli mengecek apakah ada penebangan pohon mangrove atau tidak.

"Sudah keliling Pokmaswas. Setiap sore keliling apakah masih ada yang ini (nebang). Kita juga tempel spannduk (berisi informasi dilarang menebang pohon). Itu salah satu pencegahan," kata dia.

Dulu Tebang Pohon

Di tempat yang sama, Kepala Dusun setempat, Lukman, menuturkan sebelum WVI melalui Mangrove Adaptive and Resilient Village for Enhanced Livelihoods (MARVEL) masuk kebanyakan masyrakat memanfaatkan pohon mangrove sebagai bahan bakarnya hingga digunakan untuk peralatan sampan.

"Jadi membuat mangrove kita cepat rusak," ujar Lukman.

Penanangan mangrove di Kabupaten Lombok Timur, Rabu (18/4/2026). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Penanangan mangrove di Kabupaten Lombok Timur, Rabu (18/4/2026). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Menurutnya, dengan hadirnya WVI melalui edukasi dan pendampinganya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingya menjaga kelestarian mangrove. Setelah itu masyarkat saat ini juga banyak melakukan kegiatan penanaman mangrove, terlebih program ini didukung penuh oleh pemerintah desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:31 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi

Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:27 WIB

Ada Mangrove si Benteng Alami: Kenapa Suka Solusi Instan Jangka Pendek?

Ada Mangrove si Benteng Alami: Kenapa Suka Solusi Instan Jangka Pendek?

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 07:20 WIB

Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari

Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

×