Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Galih Prasetyo

Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB
Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci
Seorang dokter anestesi di Hawaii, Gerhardt Konig, dinyatakan bersalah dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap istrinya, Arielle Konig. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Dokter anestesi Gerhardt Konig dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan tidak disengaja terhadap istrinya di Oahu, Maret 2025.
  • Konig menyerang istrinya, Arielle Konig, dengan mendorong dan memukulnya menggunakan batu saat keduanya mendaki tebing Pali Puka.
  • Korban berhasil selamat berkat bantuan dua pendaki lain setelah mengalami serangan kekerasan ekstrem dari pelaku di lokasi.

Suara.com - Seorang dokter anestesi di Hawaii, Gerhardt Konig, dinyatakan bersalah dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap istrinya, Arielle Konig.

Vonis dijatuhkan pengadilan Honolulu setelah insiden brutal saat keduanya mendaki di jalur tebing Pali Puka, Oahu, pada Maret 2025.

Juri memutuskan Konig bersalah atas dakwaan lebih ringan, yakni percobaan pembunuhan tidak disengaja.

Dilansir dari NY Post, Konig didakwa dengan percobaan pembunuhan tingkat dua, namun juri memilih opsi hukuman yang lebih ringan setelah delapan jam deliberasi.

Kasus ini bermula dari dugaan hubungan emosional Arielle dengan rekan kerjanya.

Dalam kesaksian di pengadilan, Arielle mengungkap momen mengerikan saat suaminya menyerangnya.

“Dia berkata, ‘Kamu sudah selesai’, lalu mencoba mendorong saya dari tebing dan memukul kepala saya dengan batu,” ungkap Arielle.

Jaksa Joel Garner menegaskan bahwa serangan dilakukan dengan kekerasan ekstrem.

“Pukulan itu begitu keras hingga serpihan batu tertanam di kulit kepala korban,” katanya di persidangan.

baca juga

Arielle selamat setelah dua pendaki lain mendengar teriakannya dan segera menghentikan serangan.

Di sisi lain, Konig membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bertindak untuk membela diri. Ia menyebut istrinya lebih dulu menyerang dan mencoba mendorongnya dari tebing.

“Dia menarik saya dan memukul saya dengan batu lebih dulu. Saya hanya berusaha melepaskan diri,” kata Konig dalam pembelaannya.

Pengacara Konig, Thomas Otake, menilai jaksa membangun narasi sepihak. Ia menyebut kasus ini penuh keraguan dan bukti yang ditafsirkan secara selektif.

Meski demikian, kesaksian anak Konig memperkuat posisi jaksa. Dalam persidangan terungkap bahwa Konig sempat mengaku kepada putranya bahwa ia mencoba membunuh istrinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri

Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 12:00 WIB

Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban

Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 18:05 WIB

KontraS Minta Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan

KontraS Minta Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:30 WIB

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:22 WIB

Sidang Perdana 3 TNI Pembunuh Kacab Bank Ilham Pradipta

Sidang Perdana 3 TNI Pembunuh Kacab Bank Ilham Pradipta

Foto | Senin, 06 April 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×