Siapa Mohammed Wishah? Wartawan Dirudal Israel saat Liputan di Gaza

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 13:10 WIB
Siapa Mohammed Wishah? Wartawan Dirudal Israel saat Liputan di Gaza
Mohammed Wishah (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Jurnalis Al Jazeera Mohammed Wishah tewas akibat serangan drone Israel di jalan pesisir Gaza.

  • Sebanyak 262 jurnalis tewas sejak perang Gaza dimulai sebagai bentuk penargetan sistematis media.

  • Militer Israel dinilai melanggar gencatan senjata dengan terus melakukan serangan udara mematikan.

Pihak Al Jazeera meyakini bahwa insiden ini bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau kesalahan sasaran semata.

Wishah yang sudah berdedikasi sejak tahun 2018 dianggap sengaja dijadikan sasaran untuk menebar ketakutan.

“Saat Al Jazeera berduka atas korespondennya Mohammed Wishah, yang bergabung dengan Jaringan pada tahun 2018, ia menegaskan bahwa pembunuhannya bukanlah tindakan acak melainkan kejahatan yang disengaja dan ditargetkan yang dimaksudkan untuk mengintimidasi jurnalis dan mencegah mereka melaksanakan tugas profesional mereka,” sebut Al Jazeera Media Network.

Melalui pesan tersebut, Al Jazeera menegaskan komitmen mereka untuk tetap menyuarakan fakta meski di bawah tekanan.

Dunia internasional kini menyoroti bagaimana perlindungan terhadap pers seolah-olah diabaikan dalam konflik bersenjata ini.

Ibrahim al-Khalili yang melaporkan langsung dari Kota Gaza memberikan gambaran mengenai situasi di lokasi kejadian.

Ia menekankan bahwa lokasi pembunuhan Wishah adalah rute transportasi utama yang seharusnya aman untuk dilalui warga.

Kondisi ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa keadaan keamanan di Gaza sedang berada di titik nadir.

“Situasinya menjadi jauh lebih mengerikan mengingat pelanggaran ‘gencatan senjata’ militer Israel yang terus berlanjut,” ungkap Ibrahim dalam laporannya.

baca juga

Pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi meskipun kesepakatan damai sementara telah diupayakan oleh pihak internasional.

Ibrahim mencatat bahwa meskipun sudah ada upaya damai, kekerasan fisik terhadap warga sipil tetap saja marak.

Padahal, kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat tersebut diharapkan mampu meredam ketegangan di wilayah tersebut.

“Sudah hampir enam bulan sejak ‘gencatan senjata’ yang ditengahi AS mulai berlaku, dan pelanggaran Israel terus berlanjut – menargetkan jurnalis seperti Wishah, yang telah meliput perang genosida sejak hari pertama,” jelas Ibrahim.

Statistik menunjukkan angka kematian jurnalis yang sangat fantastis selama periode konflik yang berkepanjangan ini.

Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat setidaknya ada 262 jurnalis yang gugur akibat serangan militer Israel.

Pemerintah setempat di Gaza melihat pola ini sebagai taktik penghapusan jejak sejarah dan fakta lapangan.

Mereka menuduh Israel melakukan pembunuhan berencana terhadap siapa pun yang memegang kamera dan pena.

Kantor media tersebut menegaskan bahwa kematian Wishah adalah bukti nyata dari kebijakan pembunuhan berantai tersebut.

Institusi pers internasional pun kini didorong untuk tidak hanya diam melihat rekan sejawat mereka berguguran.

Dibutuhkan langkah konkret untuk menyeret para pelaku ke meja hijau pengadilan kriminal internasional segera.

Dukungan dari Federasi Jurnalis Internasional dan Persatuan Jurnalis Arab sangat diharapkan untuk memperkuat posisi jurnalis.

Seruan ini bertujuan agar komunitas global memberikan tekanan efektif kepada pihak yang melakukan agresi militer.

Mereka mendesak dunia untuk “mengutuk kejahatan sistematis terhadap jurnalis dan pekerja media Palestina di Jalur Gaza.”

Selain itu, organisasi kemanusiaan diminta untuk segera bertindak demi menghentikan tragedi kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Tanpa adanya perlindungan nyata, kebebasan pers di wilayah konflik tersebut dipastikan akan mati sepenuhnya.

Sejak pecahnya perang pada akhir 2023, jumlah korban jiwa di Gaza telah mencapai angka yang mengerikan.

Data terbaru menunjukkan lebih dari 72.000 jiwa telah melayang akibat operasi militer yang tidak kunjung berhenti.

Selain itu, terdapat lebih dari 171.000 orang lainnya yang menderita luka-luka serius akibat ledakan bom.

Meskipun gencatan senjata sempat disepakati, kenyataan di lapangan menunjukkan data yang sangat kontradiktif dan berdarah.

Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi jatuhnya korban baru dalam jumlah besar sejak perjanjian tersebut ditandatangani.

Hingga saat ini, setidaknya 733 warga Palestina dilaporkan tewas setelah masa gencatan senjata seharusnya berlaku.

Ribuan orang lainnya juga terus berdatangan ke rumah sakit dengan luka-luka yang mengancam nyawa mereka.

Kematian Mohammed Wishah menjadi simbol bahwa tidak ada tempat yang benar-benar aman bagi pembawa berita.

Perjuangan Wishah dalam mendokumentasikan fakta kini menjadi warisan bagi rekan-rekannya yang masih bertahan di lapangan.

Kehilangan ini menjadi pengingat pahit bahwa harga sebuah kebenaran di zona perang seringkali dibayar dengan nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:10 WIB

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Pegadaian Berikan Kemudahan Solusi Finansial & Emas Terintegrasi Lewat Aplikasi TRING!

Pegadaian Berikan Kemudahan Solusi Finansial & Emas Terintegrasi Lewat Aplikasi TRING!

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:07 WIB

5 Night Cream Ceramide Terbaik untuk Memperbaiki Skin Barrier Rusak Saat Tidur

5 Night Cream Ceramide Terbaik untuk Memperbaiki Skin Barrier Rusak Saat Tidur

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Apakah Boleh Memakai Moisturizer saat Wajah Masih Basah? Ini Jawabannya

Apakah Boleh Memakai Moisturizer saat Wajah Masih Basah? Ini Jawabannya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Optimalkan Potensi Sumur Idle, HWU Elnusa Dukung Produksi Migas & Ketahanan Energi Nasional

Optimalkan Potensi Sumur Idle, HWU Elnusa Dukung Produksi Migas & Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Asap Karhutla Berisiko Bikin Gagal Napas, Anak-anak dan Lansia Paling Rentan

Asap Karhutla Berisiko Bikin Gagal Napas, Anak-anak dan Lansia Paling Rentan

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp101 Ribu per Kg, Beras Premium Rp18 Ribu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp101 Ribu per Kg, Beras Premium Rp18 Ribu

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Apakah Bisa Ganti Foto KTP Elektronik karena Jelek? Simak Ketentuan Resminya

Apakah Bisa Ganti Foto KTP Elektronik karena Jelek? Simak Ketentuan Resminya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Tinggal Tap! 3 Stamp Blush On Ini Bikin Pipi Merona Cocok Buat Daily Makeup

Tinggal Tap! 3 Stamp Blush On Ini Bikin Pipi Merona Cocok Buat Daily Makeup

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Suahasil Akhirnya Ungkap Pembagian Tugas Usai Punya 3 Wakil Menteri Keuangan

Suahasil Akhirnya Ungkap Pembagian Tugas Usai Punya 3 Wakil Menteri Keuangan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Ceramah Ustaz Abdul Somad Viral Singgung Ijazah Mesir-Maroko Tak Dihargai: Saya Akan Lawan!

Ceramah Ustaz Abdul Somad Viral Singgung Ijazah Mesir-Maroko Tak Dihargai: Saya Akan Lawan!

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:49 WIB

×