RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 April 2026 | 13:04 WIB
RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!
Sejumlah prajurit TNI mengusung peti jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) saat upacara pelepasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menerima laporan awal PBB mengenai gugurnya tiga personel TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon pada Maret 2026.
  • Investigasi awal PBB mengidentifikasi dugaan serangan berasal dari amunisi tank Israel serta alat peledak improvisasi milik kelompok Hizbullah.
  • Kementerian Luar Negeri mendesak PBB menuntaskan investigasi menyeluruh dan menuntut pertanggungjawaban atas serangan terhadap personel pemelihara perdamaian internasional tersebut.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri menyatakan telah menerima temuan awal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penyebab gugurnya tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Sebagai respons, pemerintah mendesak PBB untuk segera menuntaskan investigasi secara menyeluruh.

Plt Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kementerian Luar Negeri Veronika Vika Rompis mengatakan bahwa pemerintah menerima temuan awal tersebut pada Senin (6/4) dari United Nations Department of Peace Operations (UNDPO).

Dalam laporan tersebut, UNDPO memberikan penjelasan awal mengenai insiden yang menyebabkan gugurnya tiga personel Indonesia di Lebanon pada 29 dan 30 Maret 2026.

"Pemerintah Indonesia telah mencatat hasil investigasi tersebut dan meminta agar PBB dapat menuntaskan investigasi secara menyeluruh," ujar Vika, Rabu (8/4/2026).

Sebelumnya, Selasa (7/4), Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengumumkan temuan awal terkait gugurnya tiga personel Indonesia, yakni Praka Farizal Rhomadon, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Kapten Inf Zulfi Aditya Iskandar, dalam dua serangan terpisah.

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan analisis dan bukti awal PBB, serangan 29 Maret yang menyebabkan gugurnya Praka Farizal diduga berasal dari proyektil yang merupakan amunisi utama tank Merkava milik Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

Sementara itu, berdasarkan analisis awal lokasi ledakan, bukti awal, dan kendaraan yang terdampak, serangan 30 Maret yang menewaskan Sertu Ichwan dan Kapten Inf Zulfi diduga disebabkan oleh alat peledak improvisasi (IED) yang kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah.

Menanggapi temuan awal ini, Vika mengatakan bahwa pemerintah terus mendesak semua pihak terkait untuk menyelidiki dan mengadili para pelaku, serta memastikan akuntabilitas atas kejahatan terhadap personel pemelihara perdamaian.

baca juga

"Dan kita juga mendukung agar UNIFIL dapat menyampaikan protes secara resmi kepada para pihak yang terkait," kata Vika.

Lebih lanjut, Vika mengatakan bahwa jika temuan awal ini nantinya sudah terkonfirmasi, maka Indonesia akan mengutuk keras Israel atas tindakan yang telah menggugurkan dan melukai personel TNI yang bertugas di Lebanon.

Dalam hal ini, Indonesia berpandangan bahwa serangan Israel di Lebanon selatan dianggap telah melemahkan pelaksanaan mandat UNIFIL, sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan 1701 terkait terkait gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.

"Semua tindakan yang membahayakan para personel pemelihara perdamaian ini merupakan pelanggaran yang serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan terus-menerus," ujar Vika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:10 WIB

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:42 WIB

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:28 WIB

Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!

Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:01 WIB

Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang

Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Kulit Wajah Sensitif dan Kulit Iritasi, Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

IHSG Berbalik Menghijau Pagi Ini ke Level 6.039, Pantau EMAS dan PGAS

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Curiga Lampu Tak Mau Nyala, Pemilik Syok Dapati Kabel Rumah Kosongnya Ludes Digasak Maling

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:15 WIB

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Sempat Kabur, Tahanan Kasus Narkoba di Lapas Pasirpengaraian Ditangkap

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Industri Alat Medis Dituntut Efisien, Limbah Produksi Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:57 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×