Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 09 April 2026 | 12:02 WIB
Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS
Donald Trump (Dok X)
baca 10 detik

Gedung Putih membantah klaim bahwa Presiden Donald Trump telah menyetujui sepuluh tuntutan dari Iran.

Juru bicara menegaskan bahwa penghentian program pengayaan uranium tetap menjadi syarat mutlak dari Amerika.

Gencatan senjata selama dua pekan menjadi awal negosiasi baru bagi kedua negara yang berkonflik.

Suara.com - Gedung Putih secara resmi mengeluarkan pernyataan tegas mengenai posisi Amerika Serikat terhadap tuntutan pihak Iran.

Gencatan senjata AS Iran yang berlangsung selama dua pekan tidak berarti Trump menerima semua syarat.

Karoline Leavitt selaku Juru Bicara Gedung Putih menyebut berita mengenai penerimaan proposal Iran itu salah.

Pemerintah Amerika Serikat menekankan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perundingan internasional.

Posisi tawar Washington terhadap Teheran dianggap masih sangat kuat meskipun ada jeda dalam konflik militer.

"Gagasan bahwa Presiden Trump akan menerima daftar keinginan Iran sebagai bagian dari kesepakatan adalah hal yang sama sekali tidak masuk akal," ujar Leavitt dikutip dari Al Jazeera.

Kabar mengenai keberpihakan Trump terhadap keinginan Iran dinilai sebagai informasi yang sangat tidak masuk akal.

Gencatan senjata AS Iran ini justru menjadi momen bagi Amerika untuk tetap mengawal ketat aturan.

Setiap kebijakan yang diambil dipastikan hanya akan menguntungkan posisi Amerika Serikat di mata dunia internasional.

baca juga

Leavitt menyebutkan bahwa dokumen yang diajukan Iran berbeda dengan apa yang dilaporkan oleh pihak Teheran.

Poin-poin awal yang disodorkan oleh pemerintah Iran kabarnya langsung ditolak mentah-mentah oleh tim perunding.

Gencatan senjata AS Iran tetap berjalan meski ada perbedaan tajam mengenai isi dokumen kesepakatan awal.

Pihak Amerika Serikat merasa poin-poin yang diminta Iran tidak sejalan dengan visi keamanan global mereka.

Tim diplomatik Washington dikabarkan memiliki standar yang sangat tinggi sebelum menyetujui sebuah pakta perdamaian permanen.

"Benar-benar dibuang ke tempat sampah oleh tim AS," kata Leavitt dalam sebuah konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×