Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat

Bella

Kamis, 09 April 2026 | 17:00 WIB
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
Warga melintas dekat jembatan putus yang menjadi akses utama penyintas bencana di Aceh Tamiang, Kamis (9/4/2026). ANTARA/HO-Dok Muhammad Hendra
baca 10 detik
  • Warga di Kampung Bundar, Aceh Tamiang, kehilangan akses utama akibat pembongkaran jembatan oleh alat berat dua bulan lalu.
  • Hilangnya jembatan tersebut memaksa warga melintasi jalur alternatif yang sempit dan berlumpur saat beraktivitas sehari-hari.
  • Penyintas berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan sementara guna memulihkan mobilitas warga yang terdampak pascabencana tersebut.

Suara.com - Harapan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang masih menyisakan persoalan mendasar bagi warga terdampak. Sejumlah penyintas kini menghadapi kesulitan akses menuju permukiman mereka akibat putusnya jembatan yang sebelumnya menjadi jalur utama.

Jembatan yang berada di Kompleks Perumahan Budi 1, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru itu diketahui telah dihancurkan dalam proses pembersihan pascabencana. Padahal, infrastruktur tersebut menjadi penghubung vital bagi puluhan keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.

Muhammad Hendra Vramenia, salah satu penyintas, mengaku warga tidak mengetahui alasan pasti pembongkaran jembatan tersebut. Ia menyebutkan, penghancuran dilakukan menggunakan alat berat sekitar dua bulan lalu, saat sebagian warga masih berada di pengungsian.

"Jembatan sejenis pelat beton itu dihancurkan sekitar dua bulan lalu menggunakan alat berat ekskavator. Kami tidak tahu alasan kenapa jembatan tersebut dihancurkan," katanya, seperti dikutip dari Antara, Kamis.

Kini, setelah warga kembali ke rumah masing-masing, dampak dari hilangnya jembatan tersebut semakin dirasakan. Warga terpaksa mencari jalur alternatif yang tidak hanya sempit, tetapi juga berisiko karena melewati lahan milik warga lain.

"Kini, warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Putusnya jembatan tersebut membuat warga terpaksa mencari jalur alternatif agar bisa pulang," katanya.

Kondisi tersebut semakin menyulitkan ketika hujan turun. Jalan alternatif yang dilalui menjadi berlumpur dan sulit diakses, sehingga menghambat aktivitas harian warga.

Padahal sebelumnya, jembatan tersebut hanya mengalami penumpukan lumpur akibat banjir. Namun dalam proses pembersihan, justru dilakukan pembongkaran total.

Di tengah kondisi pemulihan pascabencana, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dengan membangun jembatan sementara sebagai solusi darurat.

baca juga

"Kami sedang dalam kondisi terdampak musibah. Kami berharap pemerintah hadir membantu membangun jembatan, walau untuk kondisi sementara," katanya.

Warga menilai kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga memastikan akses dasar masyarakat tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis

Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:24 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara

News | Jum'at, 03 April 2026 | 14:24 WIB

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Jalan Terputus Banjir, Warga Aceh Utara Andalkan Perahu Karet

Jalan Terputus Banjir, Warga Aceh Utara Andalkan Perahu Karet

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 07:00 WIB

Klaim 100 Persen Rampung di Aceh: Keberhasilan Nyata atau Tabir Pencitraan?

Klaim 100 Persen Rampung di Aceh: Keberhasilan Nyata atau Tabir Pencitraan?

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:57 WIB

Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen

Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×