Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar

Galih Prasetyo

Kamis, 09 April 2026 | 17:27 WIB
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
Ketegangan diplomatik memanas antara London dan Washington DC setelah Presiden Donald Trump mengusulkan kebijakan kontroversial terkait jalur pelayaran global di Selat Hormuz. (Instagram)
baca 10 detik
  • Presiden Trump mengusulkan biaya perlindungan bagi kapal dagang di Selat Hormuz guna menjamin keamanan dari ancaman Iran.
  • Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menolak usulan tersebut karena dianggap sebagai pajak ilegal yang merusak perdagangan bebas.
  • Gedung Putih akan membahas rencana kebijakan penarikan biaya keamanan tersebut secara intensif dalam kurun waktu dua pekan ke depan.

Suara.com - Ketegangan diplomatik memanas antara London dan Washington DC setelah Presiden Donald Trump mengusulkan kebijakan kontroversial terkait jalur pelayaran global di Selat Hormuz.

Trump berencana meminta kapal dagang membayar biaya perlindungan saat melintasi Selat Hormuz guna menjamin keamanan dari ancaman Iran.

Usulan itu langsung ditolak keras oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai pajak ilegal yang berpotensi merusak prinsip perdagangan bebas dan hukum internasional.

Sumber dari Kementerian Luar Negeri Inggris menegaskan sikap tegas London.

“Kami tidak akan membayar uang perlindungan untuk berlayar di perairan internasional. Kebebasan navigasi tidak untuk diperjualbelikan,” ungkap Kemenlu Inggris seperti dilansir dari laporan Channel 14, Kamis (9/4).

Pemerintah Inggris juga menilai kebijakan tersebut dapat menjadi preseden berbahaya.

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III [Tangkap layar X]
Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III [Tangkap layar X]

Jika diterapkan, langkah itu dikhawatirkan mendorong negara lain melakukan hal serupa dan memicu kekacauan di jalur perdagangan global.

Di sisi lain, pihak Washington membela rencana tersebut sebagai langkah realistis untuk berbagi beban keamanan.

Washington menilai selama ini Amerika Serikat terlalu lama menanggung biaya perlindungan jalur pelayaran dunia.

baca juga

“Sudah saatnya dunia membayar keamanan yang mereka nikmati,” kata sumber di lingkaran Trump.

Sumber tersebut menambahkan bahwa negara lain, termasuk Inggris, dipersilakan mengamankan kapal mereka sendiri jika menolak kebijakan tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, memberikan konfirmasi resmi mengenai wacana penarikan pajak untuk kapal saat melintas Selat Hormuz.

Leavitt membenarkan bahwa konsep tersebut merupakan pemikiran langsung dari Trump yang akan segera ditindaklanjuti.

"Itu adalah ide yang telah disampaikan presiden, seperti yang Anda ketahui, dan hal itu akan terus dibahas selama dua pekan ke depan," kata Leavitt dikutip dari Sputnik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa

Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:11 WIB

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:39 WIB

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×