Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 10 April 2026 | 08:23 WIB
Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!
Pedagang melayani pembeli plastik di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dinas PPKUKM DKI Jakarta mencatat kenaikan harga plastik sebesar 30 hingga 40 persen sejak akhir Maret 2026.
  • Konflik bersenjata di Timur Tengah menghambat pasokan bahan baku petrokimia global sehingga memicu lonjakan harga di pasaran.
  • Pemprov DKI Jakarta memperketat pengawasan distribusi untuk menjaga stabilitas harga plastik serta mengantisipasi dampak pada harga pangan.

Suara.com - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta melaporkan adanya lonjakan harga plastik di pasaran ibu kota sebesar 30 hingga 40 persen.

Kenaikan ini merupakan dampak dari eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok bahan baku petrokimia global.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa kenaikan mulai terpantau sejak akhir Maret 2026, bertepatan dengan pecahnya konflik bersenjata di Iran yang memicu penutupan Selat Hormuz.

"Kenaikan ini terjadi cukup cepat dan dalam beberapa kasus bersifat fluktuatif mengikuti distribusi barang," ujar Ratu dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan data pemantauan, jenis kantong kresek mengalami kenaikan paling signifikan sebesar 40 persen, dari harga normal kini menjadi Rp17.000 per pak.

Wilayah Jakarta Utara mencatat kenaikan tertinggi untuk komoditas ini, sementara wilayah Jakarta Selatan tercatat paling rendah.

Selain kresek, plastik kemasan makanan (PET) juga merangkak naik sekitar 35 persen dengan harga rata-rata menyentuh Rp22.000 per pak.

Infografis Harga Plastik Ikut Naik Gara-Gara Perang Timur Tengah. (Suara.com/Rochmat)
Infografis Harga Plastik Ikut Naik Gara-Gara Perang Timur Tengah. (Suara.com/Rochmat)

Tingginya harga ini dipicu oleh terhambatnya pengiriman bahan baku dari Timur Tengah sebagai pusat produksi petrokimia dunia.

"Wilayah Timur Tengah menjadi salah satu pusat produksi petrokimia dunia karena ketersediaan minyak dan gas sebagai bahan baku utama," jelas Ratu.

baca juga

Kondisi ini semakin diperparah oleh tingginya ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. Saat ini, kapasitas produksi domestik baru mampu memenuhi sekitar 40 persen dari total kebutuhan plastik nasional.

Berdasarkan pemetaan administratif, tren kenaikan harga tertinggi cenderung terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Menyikapi fenomena ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan di tingkat pasar dan distributor untuk menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi dampak lanjutan terhadap harga pangan.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami akan coba menjaga stabilisasi harga bahan baku plastik di Jakarta," pungkas Ratu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

×