Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Muhammad Yasir

Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB
Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan
Rombongan bus suporter Persebaya atau Bonek diserang kelompok tak dikenal saat melintas di Tol Cikampek . [Suara.com/Instagram]
baca 10 detik
  • Rombongan suporter Persebaya diserang kelompok tidak dikenal menggunakan batu dan petasan di Tol Cikampek, Sabtu (11/4/2026) malam.
  • Petugas PJR Tol Cikampek segera melakukan penyisiran dan mengamankan lokasi agar situasi kembali kondusif dalam waktu singkat.
  • Polisi mengarahkan seluruh bus ke Rest Area KM 57 sebelum mengawal rombongan keluar Tol Cikampek dengan aman.

Suara.com - Video penyerangan terhadap rombongan bus suporter Persebaya atau Bonek di Tol Cikampek viral di media sosial. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bus suporter menjadi sasaran lemparan batu hingga petasan oleh kelompok tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi saat rombongan suporter dalam perjalanan pulang usai menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam.

Kanit I PJR Tol Cikampek AKP Aris membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut penyerangan terjadi tak lama setelah rombongan memasuki ruas tol.

“Setiba masuk Tol Cikampek itu diserang oleh para pendukung suporter yang tidak dikenal,” ujar Aris saat dikonfirmasi Suara.com, Minggu (12/4/2026).

Polisi Lakukan Penyisiran

Menurut Aris, situasi sempat membuat rombongan pendukung Persebaya berhenti karena merasa tidak aman. Beruntung, patroli polisi melintas di lokasi kejadian.

“Pas kebetulan patroli kami melintas di KM 51, akhirnya kita lakukan sweeping terhadap para suporter-suporter yang anarkis itu,” katanya.

Petugas kemudian mengamankan situasi dan mengarahkan seluruh suporter untuk kembali ke dalam bus masing-masing.

“Ya akhirnya kondisi kembali aman, suporter Persebaya bisa memasuki kendaraannya kembali,” ujarnya.

baca juga

Dikumpulkan dan Dikawal

Setelah situasi terkendali, polisi mengarahkan rombongan menuju Rest Area KM 57 untuk berkumpul. Hal itu juga dilakukan karena ada satu bus yang mengalami kendala.

“Kita arahkan berkumpul di Rest Area 57 karena ada salah satu kendaraan bus yang rusak,” jelas Aris.

Namun ia menegaskan, kerusakan bus tersebut bukan akibat serangan.

“Rusaknya juga bukan karena akibat lemparan, tapi karena mesin trouble saja,” tegasnya.

Selanjutnya, seluruh rombongan dikawal hingga keluar Tol Cikampek.

“Akhirnya kita kawal sampai di Gerbang Tol Cikatama, kita serahkan ke Cipali,” ungkap Aris.

Aris memastikan kejadian tersebut berlangsung singkat karena respons cepat petugas di lapangan.

“Nggak terlalu lama, paling cuma 20 menit lah kejadiannya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara

Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 17:49 WIB

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×