- Presiden Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat memblokade Selat Hormuz setelah perundingan nuklir dengan Iran mengalami kegagalan.
- Kebijakan blokade ini menargetkan seluruh kapal yang melintas sebagai respons atas penguasaan jalur strategis tersebut oleh pihak Iran.
- Langkah militer tersebut memicu kekhawatiran internasional terhadap stabilitas pasokan energi global dan keberlangsungan gencatan senjata di kawasan Teluk.
Sementara itu, kritik juga datang dari dalam negeri AS.
Senator dari Partai Demokrat, Mark Warner, mempertanyakan efektivitas langkah blokade tersebut dalam menekan Iran.
“Saya tidak melihat bagaimana blokade ini akan membuat Iran membuka akses,” katanya dikutip dari NY Post.
Kontributor: M.Faqih