Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Arif Budi

Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat di Pakistan pada 12 April 2026 berakhir tanpa mencapai kesepakatan.
  • Penasihat senior Iran, Ali Akbar Velayati, menegaskan bahwa negaranya kini memegang kendali penuh atas wilayah Selat Hormuz.
  • Kontrol strategis atas Selat Hormuz digunakan Iran sebagai alat tawar utama dalam menghadapi konflik berkelanjutan dengan pihak Amerika.

Suara.com - Kegagalan perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Pakistan langsung direspons dengan pernyataan tegas dari Teheran.

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati menegaskan bahwa negaranya kini memegang kendali penuh atas jalur pelayaran strategis, Selat Hormuz.

Melalui sebuah pernyataan di platform media sosial X pada Minggu, (12/4/2026), Velayati menyatakan bahwa diplomasi Iran selalu berlandaskan pada perlindungan kepentingan nasional dan kontrol atas selat tersebut adalah bagian dari strategi itu.

“Hari ini Selat Hormuz sepenuhnya berada di tangan kami,” ujarnya, dilansir dari Anadolu Agency.

Pernyataan keras ini muncul tepat setelah putaran terbaru negosiasi di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Sikap tegas Iran ini datang di saat pihak Amerika Serikat justru memandang kegagalan negosiasi sebagai kerugian bagi Teheran.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Maps)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Maps)

Wakil Presiden AS, JD Vance mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak gagal mencapai titik temu.

“Kami tidak mencapai kesepakatan, itu kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk dibandingkan bagi Amerika Serikat,” ujarnya.

Perundingan di Islamabad ini merupakan upaya untuk mengakhiri konflik antara Iran dengan AS dan Israel yang telah menewaskan lebih dari 3.300 orang sejak 28 Februari, sebelum gencatan senjata dua pekan yang rapuh tercapai.

baca juga

Selama konflik berlangsung, Iran secara efektif membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz, sebuah koridor vital bagi 20 persen pasokan minyak dan gas dunia, yang berdampak besar pada stabilitas energi global.

Dengan berakhirnya perundingan tanpa hasil, pernyataan dari Velayati ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran tidak akan ragu menggunakan kontrolnya atas Selat Hormuz sebagai alat tawar strategis dalam konfrontasi yang masih berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×