Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Liberty Jemadu

Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
Paus Leo XIV berkali-kali mendesak agar perang di Iran dihentikan. Sementara umat Katolik Amerika Serikat diminta untuk tidak hanya berdoa tapi bergerak secara politik untuk mengupayakan perdamaian di Timur Tengah. [X/Pontifex]
baca 10 detik
  • Kardinal Robert McElroy mendesak umat Katolik Amerika Serikat melakukan aksi politik guna menghentikan perang amoral melawan Iran.
  • Paus Leo XIV mengecam tindakan militer Amerika Serikat di Timur Tengah melalui berbagai pernyataan publik dan media sosial.
  • Pemerintah Amerika Serikat menegur Vatikan atas kritik keras terhadap kebijakan perang yang dilancarkan oleh Presiden Donald Trump.

Suara.com - Umat Katolik Amerika Serikat diminta untuk mulai bergerak secara politik untuk menghentikan "perang amoral" yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di Timur Tengah.

Kardinal Robert McElroy, Uskup Agung Washington dan juga sahabat dekat Paus Leo XIV, mendesak umat Katolik Amerika Serikat untuk mulai bergerak secara politik untuk menghentikan perang yang kini sedang dalam fase gencatan senjata. Berdoa saja, kata McElroy, tidak cukup.

Imbauan ini disampaikan ketika Paus Leo XIV, paus pertama asal Amerika Serikat, sedang mengecam perang yang dilancarkan Donald Trump di Iran. Sementara Departemen Pertahanan AS dikabarkan memanggil Duta Besar Vatikan untuk AS untuk memperingatkan agar negara kecil di tengah Kota Roma itu berhenti mengkritik AS.

"Sebagai warga negara dan umat beriman di tengah negara demokrasi yang sangat kita syukuri, kita harus memperjuangkan perdamaian bersama para anggota perwakilan kita di parlemen dan para pemimpin kita," tegas McElroy dilansir dari The Guardian, Minggu (12/4/2026).

"Berdoa saja tidak cukup. Kita juga harus bergerak. Karena negosiasi sepertinya akan gagal karena sikap saling permusuhan dua pihak dan presiden kita akan kembali masuk ke perang amoralnya," lanjut McElroy.

"Di persimpangan jalan kritis ini, sebagai murid-murid Yesus dipanggil untuk menjadi juru damai di dunia, kita harus menjawab dengan lantang: Tidak! Tidak atas nama kami! Tidak saat ini. Dan jangan melibatkan negara kami!" ajak McElroy.

Sebelumnya Paus Leo XIV telah beberapa kali mengecam perang di Timur Tengah lewat kotbah di mimbar gereja, lewat cuitan di X hingga dalam wawancara dengan para wartawan.

Pada Sabtu kemarin Paus Leo, dalam doa petang di Basilika St Petrus, Vatikan mengatakan bahwa berdoa untuk perdamaian adalah "benteng pertahanan menghadapi delusi akan kekuasaan tanpa batas yang mengelilingi kita dan yang menjadi semakin tidak bisa diprediksi serta agresif."

Ia melanjutkan bahwa "Sekarang bahkan nama Allah yang kudus, Allah yang hidup, diseret-seret ke diskursus kematian."

baca juga

Paus belakangan semakin sering mengkritik AS, terutama ketika Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang sering membawa-bawa agama ketika berbicara soal perang di Iran. Hegseth sering menutup presentasinya tentang perang di Iran dengan doa.

Paus Leo mendesak para pemimpin dunia untuk berhenti berperang dan mulai mencari jalan damai untuk memecahkan perbedaan.

"Kami memohon, hentikan! Saatnya untuk perdamaian. Duduklah di meja dialog dan mediasi, bukan di meja tempat perencanaan perang dibahas dan aksi mematikan diputuskan. Stop memberhalakan ego dan uang. Stop memamerkan kekuasaan! Stop perang! Kekuatan yang sesungguhnya digunakan untuk melayani hidup," lanjut Paus.

Sementara pada Jumat, Paus Leo mengirim dua cuitan di X yang isinya mengecam perang di Iran dan viral di bahas di media sosial.

"Allah tidak memberkati konflik apa pun. Siapa pun yang menjadi murid Kristus, sang Raja Damai, tidak akan pernah berpihak pada mereka yang menghunus pedang dan menjatuhkan bom. Tindakan militer tidak akan menciptakan ruang bagi kebebasan atau masa damai, yang hanya datang dari promosi koeksistensi yang sabar dan dialog antarbangsa," cuit Leo.

"Kekerasan yang absurd dan tidak manusiawi menyebar di tempat-tempat suci di Kekristenan Timur. Perang dan kebrutalan bisnis menodai tempat-tempat itu, menghancurkan hidup manusia yang hanya dianggap sebagai korban sampingan demi kepentinga. Tapi ingat, tak ada raihan yang setara dengan hidup orang-orang yang paling lemah, anak-anak atau keluarga. Tak ada alasan yang membenarkan penumpahan darah orang-orang tak bersalah," tulis Leo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 16:24 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X

Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 15:14 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Terkini

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

×