Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 12:31 WIB
Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz
Selat Hormuz (Google)
baca 10 detik
  • Trump resmi memulai blokade Selat Hormuz setelah perundingan nuklir dengan Iran gagal total.

  • Amerika Serikat mengancam akan menghancurkan pasukan Iran jika menyerang kapal militer atau sipil.

  • Blokade maritim ini mengancam stabilitas pasokan minyak dunia dan meningkatkan risiko perang terbuka.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebelumnya telah memberikan peringatan keras bahwa mereka memegang kendali penuh atas navigasi di jalur sempit tersebut.

Pihak Iran menyatakan bahwa hanya kapal sipil yang mematuhi regulasi tertentu yang diperbolehkan melintas, sementara kapal militer akan dianggap sebagai pelanggar gencatan senjata.

Sentimen pasar global mulai terguncang karena arus lalu lintas kapal yang melambat secara signifikan akibat ancaman konflik bersenjata yang bisa pecah kapan saja.

Trump pun tidak ragu mengeluarkan ancaman mematikan bagi pasukan Iran yang berani melakukan tindakan agresif terhadap pasukannya atau kapal-kapal yang dianggap damai.

Risiko Runtuhnya Gencatan Senjata Rapuh

Pernyataan Trump di media sosial ini memicu kekhawatiran besar di kalangan diplomat internasional terkait keberlangsungan gencatan senjata dua minggu yang sangat rapuh.

“Tentu saja ada alarm yang berbunyi di sini di GCC [Dewan Kerjasama Teluk] bagi negara-negara yang berharap gencatan senjata ini akan melampaui dua minggu itu,” lapor Zein Basravi dari Al Jazeera.

Banyak pihak berharap gencatan senjata ini bisa bertransformasi menjadi perdamaian jangka panjang, namun tindakan blokade justru menarik mundur proses diplomasi tersebut ke titik nol.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, turut menyuarakan keresahannya dan meminta agar kedua belah pihak tetap memprioritaskan dialog dibandingkan kekuatan senjata.

baca juga

“Saya mendesak agar gencatan senjata diperpanjang dan pembicaraan dilanjutkan,” tulis Badr Albusaidi dalam unggahan media sosialnya sebagai upaya meredakan situasi.

Trump mengklaim bahwa Inggris dan beberapa negara lain akan mengirimkan kapal penyapu ranjau untuk membantu Amerika Serikat, meski klaim ini belum dikonfirmasi London.

Namun, di dalam negeri Amerika Serikat sendiri, kebijakan blokade ini memanen kritik tajam dari para politisi Partai Demokrat yang meragukan efektivitas strategi tersebut.

Senator Mark Warner secara terbuka menyatakan kebingungannya terhadap logika pemblokiran selat sebagai alat untuk menekan Iran agar membuka kembali jalur pelayaran.

“Saya tidak mengerti bagaimana memblokade selat entah bagaimana akan mendorong Iran untuk membukanya,” kritik Senator Mark Warner dalam sebuah wawancara TV.

Perselisihan mengenai sistem retribusi atau tol yang coba diterapkan Iran pasca-perang tetap menjadi batu sandungan utama yang memicu kemarahan Gedung Putih dan sekutunya.

Krisis di Selat Hormuz merupakan kelanjutan dari perang yang pecah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Selat Hormuz secara geografis merupakan titik sempit yang menghubungkan produsen minyak di Teluk Persia dengan pasar utama di Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Konflik ini telah menyebabkan instabilitas harga energi dunia dan menempatkan ekonomi global dalam risiko resesi akibat terganggunya rantai pasok minyak secara masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:47 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

×